Aduan Aneh ke KPI

KPI Tegaskan Lagi Tayangan Voli Pantai Wanita Olimpiade 2020 Tak Salahi Aturan

Tim detikcom - detikHot
Sabtu, 07 Agu 2021 18:03 WIB
ketua KPI, Agung Suprio
Ketua KPI tegaskan Voli Pantai Wanita tak salahi aturan. Foto: dokumen pribadi
Jakarta -

Tayangan olahraga Voli Pantai Wanita di Olimpiade 2020 yang ditayangkan Indosiar beberapa waktu lalu menjadi perbincangan. Sebab ada salah satu netizen yang bernama Siti Musabikha menyampaikan protesnya.

Agung Suprio selaku Ketua Komisi Penyiaran Indonesia menegaskan tidak ada yang salah dengan tayangan itu. Ia menegaskan pakaian yang digunakan saat pertandingan juga tidak ada masalah.

"Itu sama sekali tidak melanggar, setelah kami melakukan cek ke Indosiar memang tayangan Mamah Dedeh sudah lama sekali tidak ada di sana," ungkap Agung kepada detikcom, Sabtu (7/8/2021).

Menurut Agung Suprio, apa yang diadukan oleh penonton sudah tidak sesuai dengan fakta.

"Kan yang dia adukan itu tayangan volinya diganti sama Mamah Dedeh kan, nah kami langsung kroscek ke Indosiarnya saat itu juga dan memang sudah tidak ada, berarti kan tidak sesuai dengan fakta," ungkapnya lagi.

Yang kedua adalah tentang gaya busana yang dipakai. Menurut Agung Suprio, selama itu diperbolehkan oleh panitia Olimpiade maka ya tidak masalah," jelasnya lagi.

"Yang dikhawatirkan adalah masalah busana kan poin keduanya, nah itu sama sekali tidak melanggar selama itu adalah aturan resmi dari Olimpiadenya," tegasnya lagi.

Sebelumnya, aduan Siti Musabikha soal protes masalah tayangan ini menjadi perhatian banyak orang. Ia protes karena tayangan tersebut dinilai mengandung unsur yang tidak baik.

Aduan itu kini beredar di media sosial. Terlihat Siti Musabikha komplain karena stasiun televisi itu tidak melakukan sensor kepada pemain yang mengenakan bikini.

"Penayangan Olympic di TV memang baik, namun untuk kategori olahraga volleyball wanita, para pemainnya menggunakan bikini dan hal ini tidak baik untuk disiarkan," tulisnya.

"Mengingat, hal vulgar lainnya saja disensor/diblur. Tapi kenapa ini tidak?" lanjutnya.

Menurut Siti Musabikha siaran televisi itu juga mengambil jam yang biasanya menayangkan dakwah. Dengan menggantinya ke tayangan olahraga yang dinilai vulgar, ia menilai hal tersebut adalah sebuah ironi.

Lebih lanjut, ia juga meminta agar stasiun televisi yang menyiarkan tayangan tersebut bisa mendapatkan teguran.

"Apalagi biasanya slot waktu itu dipakai pengajian Mama Dedeh, agak ironi sebenarnya. Banyak cabang Olympic lain (yang lebih santun pakaiannya) yang bisa disiarkan," komplain penonton tersebut.

"Saya harap KPI bisa menegur Indo*** untuk menggantinya dengan tayangan yang lebih layak. Terima kasih banyak," tutupnya.



Simak Video "Polisi Akan Panggil Saksi Ahli Terkait Dugaan Pelecehan Seks di KPI"
[Gambas:Video 20detik]
(wes/dal)