Terkuak! Ini Alasan Bambang Pamungkas Depak Anak dari KK

Hanif Hawari - detikHot
Sabtu, 07 Agu 2021 10:38 WIB
Jakarta -

Bambang Pamungkas mencoret anak sulungnya, Jane Abel, dari Kartu Keluarga. Hal itu dilakukan tanpa sepengetahuan Jane Abel.

Dalam surat pernyataan yang dilihat Jane Abel, Bambang Pamungkas menyatakan dicoretnya sang anak dari KK bertujuan supaya proses administrasi gampang dilakukan. Untuk diketahui, Jane Abel merupakan seorang mahasiswi yang menetap di Solo, Jawa Tengah.

Jadi, Bambang Pamungkas bermaksud untuk memindahkan nama Jane Abel ke administrasi Solo. Ini supaya administrasi lainnya yang mungkin dibutuhkan Jane Abel bisa diurus dengan lebih mudah.

Namun, Jane Abel merasa ingin kembali menetap di Jakarta setelah rampung dengan studinya. Itulah yang membuat perempuan berusia 20 tahun itu keberatan dengan sikap sang ayah.

"Kemarin itu kan sempat ke Dukcapil Pemprov. Nah di situ di surat pernyataan ayah itu bilang kalau dipindahkan biar pengurusan administrasi sekolah dan lain-lain (gampang). Karena aku di Solo, itu biar lebih gampang makanya dipindahin ke Solo," ujar Jane Abel saat ditemui detikcom di kawasan Pulo Gadung, Jakarta Timur.

"Cuma mengingat aku udah selesai, udah lulus juga sebentar lagi, dan aku pengin tetap stay di Jakarta jadi mengurus dua kali itu kayak kurang gimana gitu. Jadi biar stay di Jakarta saja," lanjut Jane Abel.

Jane Abel pun sudah berusaha menolak untuk dipindahkan ke Solo dan bersikeras untuk menetap di Jakarta. Namun, ia merasa Bambang Pamungkas sudah tidak menerimanya di keluarga.

"Tapi lewat mediasi pemprov itu bilang karena aku sendiri udah 20 tahun, udah punya KTP, itu berhak untuk mengajukan permohonan sendiri. Makanya kalau emang menolak untuk dipindahkan ke Solo buat aja surat penolakan dan aku minta untuk dikembalikan ke awal, ke tempat KK-nya ayah," katanya.

"Tapi kayaknya emang ayah keluarga sana nggak menerima kali ya, orang aku juga nggak tinggal di situ kan. Ya sudahlah mungkin nanti dipindah diganti alamatnya, tapi alamat lain dan tetap di Jakarta," tutup Jane Abel.

(hnh/wes)