Meghan Markle Kian 'Berbisa'

Tim detikhot - detikHot
Kamis, 15 Apr 2021 19:03 WIB
LONDON, ENGLAND - SEPTEMBER 12: Meghan, Duchess of Sussex delivers a speech as she launches the Smart Works capsule collection on September 12, 2019 in London, England. Created in September 2013 Smart Works exists to help unemployed women regain the confidence they need to succeed at job interviews and return to employment. (Photo by Mark Large - WPA Pool/Getty Images)
Meghan Markle kembali menuai hujatan usai ngaku memaafkan keluarga Kerajaan Inggris. Mark Large - WPA Pool/Getty Images
Jakarta -

Kemelut antara Meghan Markle dan keluarga Kerajaan Inggris menjadi kian panas. Meski kini mereka tengah dalam keadaan berduka, namun masih saja ada 'serangan' dilancarkan oleh pihak Meghan Markle.

Dalam keterangan salah seorang sahabat Meghan yang dilansir dari Mirror, disebutkan jika ibu satu anak itu siap untuk memaafkan keluarga Kerajaan Inggris usai meninggalnya Pangeran Philip. Bahkan ia ingin melupakan semua hal-hal buruk yang menimpanya itu.

Sementara itu dilansir dari Daily Mail disebutkan jika saat ini Meghan hanya memikirkan kehamilannya dan juga fokus untuk mendukung suaminya, Pangeran Harry, yang juga tengah berduka.

"Meghan mengatakan fokus utamanya adalah mendukung Harry. Ia menyerahkan padanya apakah ia (Meghan) harus datang ke pemakaman atau tidak. Meghan mengatakan pada saat-saat seperti ini maka keluarga harus diutamakan dan lupakan permasalahan yang ada dan kompak," tuturnya.

Hal ini pun membuat geram publik Inggris yang merasa jika mereka dan pihak Keluarga Kerajaan Inggris tak butuh maaf dari Meghan Markle. Dilansir dari Express, ada 25, 719 votes yang dihasilkan di mana 98 persennya mengatakan jika mereka tak perlu meminta maaf pada Meghan Markle. Sementara, dua persen mengatakan mereka harus dan di bawah satu persen mengatakan tidak tahu.

"Meghan menganggap dirinya sebagai seorang korban dan ia adalah korban dari dirinya sendiri," tulis salah seorang voters.

"Tentu saja, Keluarga Kerajaan Inggris tak perlu meminta maaf atas komentar penuh dendam dari Meghan Markle," tulis lainnya.

"Aku tak ingin melihat dirinya di dalam acara apapun di Inggris," tulis lainnya.

"Tentu saja tidak, pekan ini harusnya jadi momen berkabung atas kepergian Pangeran Philip, bukan tentang Meghan Markle," tulis voter lainnya.

Selain itu, ada pula yang membahas alasan Meghan Markle untuk tak hadir di pemakaman. Dalam keterangan resminya disebutkan jika kondisi kehamilannya itu yang membuatnya tak bisa ikut terbang ke London bersama Harry.

Namun jika melihat ke belakang, pada momen ia mengandung Archie, hampir ada kejadian serupa di mana Meghan Markle bertolak ke New York hanya untuk menghadiri acara babyshower yang digelar pada bulan Februari dan Archie lahir pada 6 Mei 2019.

"Ia menghadiri acara babyshowernya dan pergi dari Inggris ke New York beberapa bulan sebelum melahirkan Archie," ungkit salah seorang netizen.



Simak Video "Titik Balik Renggangnya Hubungan Pangeran Harry-Meghan dengan Istana"
[Gambas:Video 20detik]
(ass/nu2)