Ada Kabar Perceraian Mikhavita Wijaya karena Faktor Ekonomi Bams

Tim detikcom - detikHot
Senin, 29 Mar 2021 08:48 WIB
Bams saat datang ke kantor detikcom.
Alasan Bams dan Mikhavita Wijaya BerceraiFoto: Asep Syaifullah/detikHOT
Jakarta -

Kabar perceraian Bams eks Samsons dengan Mikhavita Wijaya begitu menarik perhatian. Selain karena adanya isu perselingkuhan, Mikhavita Wijaya disebut meninggalkan Bams karena faktor ekonomi.

Kondisi keuangan Bams disebut sedang turun beberapa bulan belakangan. Namun kabar itu langsung dibantah oleh Philipus Sitepu, kuasa hukum Mikhavita Wijaya.

"Bukan karena Bams sedang secara ekonomi tidak baik, bukan karena itu," ujar Philipus Sitepu.

Sayangnya, hingga saat ini, alasan keduanya bercerai belum terungkap. Menurut Philipus Sitepu ada masalah besar di keluarga tersebut.

"Permasalahan mengenai internal keluarga, kami akan selesaikan secara kekeluargaan. Walaupun kami harus masukkan gugatan ke pengadilan, kami akan masukkan gugatan. Dan di pengadilan itu tertutup untuk umum sehingga kami akan keep itu untuk pengadilan," jelas Philipus Sitepu.

"Ya karena yang diceritakan gitu, sudah bertahun-tahun bertengkar dan tidak cocok. Sejauh ini itu yang disampaikan informasi yang kami dapatkan. Alasan ada pihak ketiga diisukan dengan pak Hotma itu tidak benar," lanjutnya.

Sementara itu, di luar sana beredar kabar jika Mikhavita Wijaya punya hubungan gelap dengan Hotma Sitompul, ayah sambung Bams. Kebetulan Hotma Sitompul dan Desiree Tarigan juga sedang dalam proses cerai.

Namun Philipus Sitepu menduga kabar perselingkuhan kliennya dengan Hotma Sitompul adalah hasil rekayasa. Ia menuding isu itu dibuat untuk sebuah pengalihan dari masalah utama.

"Saya juga melihat kabar-kabar ini seperti ada yang desain. Saya khawatir ini didesain untuk menutupi isu yang sebenarnya," ungkapnya.

Menurut Philipus Sitepu, Bams dan Mikhavita Wijaya sudah lama berselisih paham.

"Kemudian antara Bams dan Mikha ada masalah semenjak tahun lalu dan di akhir tahun sudah membahas dan berbicara permasalahan mereka. Kemudian sudah mulai intens berbicara di Januari kemarin," tuntasnya.

(dar/dar)