Aliff Alli Ngaku Dikeroyok Preman saat Ribut dengan Aska Ongi

Hanif Hawari - detikHot
Kamis, 25 Feb 2021 08:51 WIB
Aliff Alli
Aliff Alli Ngaku Dikeroyok Preman saat Ribut dengan Aska Ongi (Foto: Hanif Hawari/detikcom)
Jakarta -

Aliff Alli akhirnya muncul ke hadapan publik. Setelah sembuh dari COVID-19, ia mendatangi Pengadilan Agama Jakarta Pusat.

Aliff Alli datang untuk menggugat cerai istrinya, Aska Ongi. Namun sayang, sidang yang beragendakan mediasi itu ditunda karena pihak Aska Ongi tidak datang.

"Alhamdulillah kesehatan sudah mendingan, sudah semakin membaik. Tapi masih dalam proses recovery sih. Makanya saya berharap agar cepat selesai soalnya tujuan saya baik kan hanya untuk anak. Tidak lebih tidak kurang, itu saja yang utama," kata Aliff Alli saat ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Pusat, kawasan Rawasari, Jakarta Pusat, Rabu (24/2/2021).

Selain menggugat cerai, Aliff Alli juga mengajukan itsbat nikah. Karena seperti diketahui, Aliff Alli hanya melakukan nikah siri dengan Aska Ongi.

Rumah tangga Aliff Alli dan Aska Ongi tidak berjalan mulus. Beberapa bulan setelah menikah, keduanya terlibat cekcok.

Aliff AlliAliff Alli Ngaku Dikeroyok Preman saat Ribut dengan Aska Ongi Foto: Hanif Hawari/detikcom

Aliff Alli dituding telah melakukan KDRT kepada Aska Ongi. Keduanya ribut hebat hingga akhirnya memutuskan untuk pisah setelah memiliki anak.

"2019 bulan November (komunikasi terakhir sama Aska Ongi). Jadi pada saat itu saya mencoba berusaha mencari anak saya karena dibawa pergi tanpa izin dan sepengetahuan saya, saat itu saya sedang berada di luar negeri," ujar Aliff Alli.

Ketika mencari sang anak, Aliff Alli sempat dikeroyok oleh masa. Hingga akhirnya Aliff Alli pun memilih mundur hingga tak pernah lagi berjumpa dengan anaknya sampai saat ini.

"Nah terus saya mencari ketemu, di situ terakhir saya dihina, dicaci maki, diusir dan hampir dikeroyok masa, didatengin preman. itu sih yang terakhir," tutur Aliff Alli.

"Setelah itu saya mencoba menghubungi Aska dan keluarganya ternyata saya diblok semuanya. Dan anak saya dibawa pergi tanpa persetujuan dan saya nggak bisa ketemu sama anak saya. Sampai sekarang saya nggak ketemu anak saya. terakhir itu bulan November," pungkasnya.

(hnh/dar)