Bams Perlahan Bangkit Usai Divonis Kanker Langka dan Bisnis Tutup Imbas Corona

Desi Puspasari - detikHot
Kamis, 25 Feb 2021 06:13 WIB
Bams saat datang ke kantor detikcom.
Bams mulai bangkit usai terpuruk karena kanker dan bisnis mandek. (Foto: Asep Syaifullah/detikHOT)
Jakarta -

Tahun lalu dikatakan Bams sebagai tahun terberat untuknya. Saat masih terbaring di rumah sakit usai operasi kanker, dia mendapat kabar bisnisnya harus tutup sementara untuk mengurangi angka penyebaran Corona.

Tak pernah Bams mendapat ujian seperti yang dialami tahun lalu. Semua datang bersamaan dan membuatnya merasa down.

"Banget (tahun lalu terberat), berat banget tahun lalu. Ini sudah ganti tahun, tahun lalu itu jadi cerita. Karena bertubi-tubi (jadi berat). Tapi, kalau secara terpisah, saya nggak mengalaminya bareng-bareng mungkin saya bisa handle ya. Jadi kan ini karena bareng-bareng ya," cerita Bams kepada detikcom melalui sambungan telepon.

Sekarang Bams kembali mengembalikan semuanya. Kesehatannya juga semakin membaik.

"Perlahan juga (bisnis kembali dimulai lagi). Kalau langsung buka, semua nanti tutup lagi, kasihan pegawainya lagi. Satu-satu kita buka, step by step," ungkapnya.

Kanker langka dan unik yang diidapnya kini sudah sembuh. Meski Bams tak menutup kemungkinan kanker tersebut bisa kambuh.

Untuk menjaga kondisi kesehatannya, Bams hanya tinggal mengendalikan pikirannya. Dirinya sangat tak dianjurkan untuk terlalu stres.

"Saya tinggal (mengatasi) stres doang, makan saya udah jaga, kalau olahraga saya kurang apa lagi? Saya penggila olahraga. Yang perlu saya jaga mental dan stres level saya saja," ungkapnya.

"Stres levelnya diatur, jadinya sebisa mungkin hati dijaga. Kalau sudah bisa hati, kita harus pakai logika, berpikirnya jernih. Kalau stres penyakit saya bisa kambuh," imbuh Bams.

Ini adalah kali pertama Bams merasa kaget melihat hasil cek kesehatannya. Melihat ada yang tidak beres pada tubuhnya, Bams langsung melakukan tindakan.

"Saya belum pernah seumur-umur cek darah ada bintangnya, kaget juga. Saya pas ketahuan langsung ditanggulangi, langsung dioperasi," akunya.

"Sudah operasi sekali, diambil tindakan. Saya nggak mau tunggu-tunggu lagi. Puji Tuhannya, saya bisa membiayai sendiri untuk operasi jadi nggak ada problem, kemarin sudah dicek dan terkendali," ucap syukur Bams.

(pus/aay)