Ini Tujuan Raffi Ahmad Digugat Karena Party Usai Vaksinasi

Pingkan Anggraini - detikHot
Rabu, 17 Feb 2021 13:18 WIB
Raffi Ahmad divaksin COVID-19
Ini Tujuan Raffi Ahmad Digugat Karena Party Usai Vaksinasi. (Foto: dok. Youtube Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Sidang mediasi gugatan terhadap Raffi Ahmad yang party usai vaksinasi berlangsung hari ini. Sang penggugat, David Tobing, kembali menjelaskan tujuannya melakukan hal tersebut.

David Tobing ingin Raffi Ahmad belajar jadi figur publik yang baik. Ia mengingatkan hal tersebut juga ke artis lain yang telah diberikan tugas oleh negara terkait vaksinasi COVID-19.

"Tujuannya supaya public figure seperti Raffi, apalagi Raffi yang sudah menerima tugas dari negara untuk mensosialisasikan vaksinasi itu menjadi contoh yang baik, kami harapkan semua public figure memberi contoh yang baik apalagi seperti Raffi yang memiliki followers puluhan juta," ujar David di Pengadilan Negeri Depok, Rabu (17/2/2021).

"Intinya gugatan ini untuk mengingatkan Raffi dan public figure lain yang sudah diberikan tugas oleh negara agar dia dapat melakukan tindakannya tidak boleh melanggar kepatutan dan dia harus hati-hati dalam menjalankan tugasnya," lanjutnya.

Meskipun Raffi Ahmad sudah meminta maaf kepada Presiden Joko Widodo terkait berpesta usai divaksinasi, David Tobing menilai hal itu masih kurang. Ia mau permintaan maafnya itu memiliki format yang tepat.

"Iya, tentunya permintaan maaf formulanya dan sebagainya harus disepakati bersama formatnya seperti apa disepakati bersama. Karena media sosial dia tidak semuanya menjangkau itu dan gugatan ini agar permintaan maafnya lebih serius, karena menurut kami yang dilakukan dia itu sangat serius, mencederai apa yang memang menjadi kewajiban dia. Dia memberikan suatu pesan positif tentang vaksinasi dan protokol kesehatan," tutur David.

David Tobing meminta Raffi Ahmad melakukan permohonan maaf lagi di media, baik surat kabar maupun televisi. Sebab ia merasa suami Nagita Slavina itu telah melanggar kepatutan yang ada.

"Kalau di dalam gugatan saya mengatakan itu melanggar kepatutan, jadi akibat pelanggaran kepatutan itulah makanya dia harus mohon maaf itu yang saya maksudkan, namun di luar gugatan di mediasi ini. Formulanya beda, nanti akan ada tersendirilah dan saya nggak bisa ungkapkan, tapi nanti apa pun hasilnya akan saya ungkapkan karena ini kan menyangkut publik," kata David.

Raffi Ahmad seperti diketahui beberapa waktu lalu sudah menyampaikan permintaan maaf baik lewat Instagram maupun pernyataan langsung ke Presiden Joko Widodo. Ia tak bermaksud mengecewakan Jokowi dan rakyat Indonesia.

"Terkait peristiwa tadi malam, di mana saya terlihat berkumpul dengan teman-teman tanpa masker dan tanpa jaga jarak, pertama saya minta maaf yang sebesar-besarnya kepada Presiden Republik Indonesia bapak @jokowi, sekretariat Presiden, KPCPEN, dan juga seluruh masyarakat Indonesia atas peristiwa tersebut," tulisnya di Instagram.

(mau/nu2)