ADVERTISEMENT

Momen Angela Gilsha Beri Penghormatan Terakhir untuk Marco Panari

Desi Puspasari - detikHot
Selasa, 02 Feb 2021 20:04 WIB
Angela Gilsha saat prosesi kremasi Marco Panari
Angela Gilsha memberikan penghormatan terakhir untuk sang adik, Marco Panari Foto: dok. Channel YouTube Pratama Multimedia
Jakarta -

Angela Gilsha masih diam soal kepergian sang adik, Marco Panari. Sosok Angela Gilsha selalu ada di samping peti jenazah sang adik.

Dilihat dalam siaran dari channel YouTube yang memperlihatkan peribadahan terakhir untuk Marco Panari, Angela Gilsha terlihat tegar.

Saat kebaktian pengiburan, Angela Gilsha santai mengenakan kaos putih dan celana denim biru muda. Rambutnya pun dicepol.

Pada momen itu, Angela Gilsha membawakan lagu Love of My Life dari Queen. Angela tampak menghayati saat membawakan lagu tersebut diiringi dentingan organ.

Ketika upacara pelepasan Marco Panari, Angela Gilsha kembali membawakan sebuah lagu. Kali ini, Angela Gilsha membawakan lagu Let it Be dari The Beatles.

Angela Gilsha saat prosesi kremasi Marco PanariAngela Gilsha menyanyikan Love of My Life dari Queen saat kebaktian terakhir untuk Marco Panari Foto: dok. Channel YouTube Pratama Multimedia

Hari ini, 2 Februari 2021, jenazah Marco Panari dikremasi di krematorium kristen di Mumbul, Nusa Dua, Bali. Angela Gilsha yang memakai baju berwarna putih gading terlihat lebih tegar.

Sebelum dikremasi perwakilan keluarga juga kembali memberikan sambutan. Riwayat hidup Marco Panari juga dibacakan dalam momen tersebut.

Angela Gilsha saat prosesi kremasi Marco PanariAngela Gilsha menyanyikan Let it Be dari The Bealtles sebelum jenazah Marco Panari dikremasi Foto: dok. Channel YouTube Pratama Multimedia

Pada momen jelang kremasi jenazah Marco Panari, banyak keluarga dan sang bunda tak bisa menahan kesedihannya. Sang bunda sangat terpukul dan terlihat menangis kejer.

Tak ada yang menyangka pemain sinetron berusia 23 tahun itu meninggal dunia. Di usianya yang muda, Marco Panari adalah salah satu aktor yang baru memulai kariernya.

"Kami ingin menyampaikan bahwa memang kematian ini sangat membuat kami sedih di mana anak terkasih kami, Marco, yang tak disangka harus kembali ke pangkuan Bapak di surga," ucap Yulius Pandan sebagai perwakilan keluarga saat memberikan sambutan.

"Kami teringat masa kecilnya dia selalu familiar bergaul, baik kepada teman-temannya maupun kepada kami, paman dan tantenya, selalu kami disapa, itu yang selalu kami ingat dan kenang pada anak terkasih kami ini," sambungnya.

Tangis semakin pecah ketika peti jenazah Marco Panari dimasukkan ke dalam kotak kremasi. Sang bunda bahkan terus memanggil Marco Panari.

"Marco tinggalin mama, kenapa tinggalin mama, Marco? Marco sayang, mama, tapi Marco tinggalin mama," ucap sang bunda yang terus menangis.

Angela Gilsha saat prosesi kremasi Marco PanariAngela Gilsha saat prosesi kremasi Marco Panari Foto: dok. Channel YouTube Pratama Multimedia

Marco Panari diduga meninggal dunia usai tersedak. Peristiwa yang sangat mendadak dan cepat ini merenggut nyawa Marco Panari yang saat itu sempat dibawa ke salah satu rumah sakit di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Pihak manajemen mengatakan sampai saat ini, keluarga dan manajemen masih menunggu hasil penyelidikan polisi soal meninggalnya Marco Panari.

Sedangkan belum ada pernyataan langsung apa pun dari keluarga dan Angela Gilsha soal meninggalnya Marco Panari.



Simak Video "Pesinetron Marco Panari Meninggal Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(pus/mau)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT