Kata Sahabat soal Hubungan Harry-William Setahun Setelah Berseteru

Tim detikcom - detikHot
Senin, 18 Jan 2021 08:07 WIB
Pangeran William, Kate Middleton, dan Pangeran Harry
Foto: Instagram @kensingtonroyal
Jakarta -

Pangeran Harry dan Meghan Markle sepakat untuk membawa putra mereka, Archie, untuk tinggal di Amerika Serikat. Keduanya memutuskan menjauh dari keluarga kerajaan usai dikabarkan berseteru dengan sang kakak, Pangeran William.

Tom Bradby, sebagai salah satu sahabat Harry dan Meghan, mengungkap keadaan keduanya setelah setahun menetap di Amerika Serikat. Mereka disebut bahagia, walaupun harus berjauhan dengan keluarga di Inggris.

"Kurasa mereka merasa jauh lebih baik. Apa mereka tidak bahagia? Tidak. Kurasa mereka sudah cukup puas. Mereka melakukan hal-hal yang cukup membuat mereka bersemangat," ungkap Tom.

"Kurasa ia sakit hati terkait situasi dengan keluarganya. Kau tak harus sepenuhnya memahami, tapi kurasa itu benar," lanjutnya.

Tom pun menjelaskan perkembangan hubungan antara Pangeran Harry dan William saat ini. Walaupun keadaannya cukup sulit, namun hal tersebut tak membuat Pangeran Harry lantas kehilangan semangat.

"Situasi dengan keluarganya memang tidak ideal, dan tahun-tahun ini sangat berat bagi mereka," jelas Tom.

"Tapi apa mereka tidak bahagia? Tidak, kurasa itu tidak benar. Kurasa mereka cukup bahagia, tetapi mereka sedang bergumul dengan posisi mereka dalam hidup. Kurasa mereka sudah melakukannya. Kurasa William juga. Menurutku ia juga kesulitan," tambahnya.

Pada 2020, Pangeran Harry tak hanya memutuskan pindah dari Inggris, tetapi juga meninggalkan status kebangsawanannya. Hal tersebut sama sekali belum pernah terjadi dalam kerajaan.

"Mereka memutuskan meninggalkan keluarga kerajaan. Itu tak pernah dilakukan sebelumnya. Maksudku, kau bisa saja kembali menjadi Duke of WIndsor, tapi dalam situasi yang berbeda," ujar Tom.

"Sebelumnya hal ini tak pernah dibuat dengan sukarela, dan tak satu pun tahu bagaimana hal ini akan bekerja. Satu hal yang harus disadari, mereka bukan hanya keluarga, tetapi juga sebuah perusahaan," pungkasnya.



Simak Video "Pangeran Harry dan Meghan Markle Bisa Kehilangan Status Kerajaan"
[Gambas:Video 20detik]
(dal/dal)