Ini Alasan Cewek 'Kittens' Harun Yahya, Pemimpin Sekte Punya Wajah Mirip

tim detikhot - detikHot
Selasa, 12 Jan 2021 09:30 WIB
Harun Yahya bersama pengikutnya (hurriyetdailynews.com)
Harun Yahya dan pengikutnya Foto: hurriyetdailynews.com
Jakarta -

Adnan Oktar alias Harun Yahya merupakan pemimpin aliran sesat yang punya acara televisi di Turki. Ia divonis 1.075 tahun penjara.

Harun Yahya menjadi pembawa acara program bincang-bincang di saluran televisinya yang membahas tentang nilai-nilai agama dan terkadang menari dengan wanita muda yang dia sebut 'kitten' dan bernyanyi bersama pria muda, yang dia sebut 'lion'.

Pemimpin sekte dan puluhan pengikutnya ditangkap pada Agustus 2018 atas lebih dari 30 tuduhan termasuk mendirikan organisasi kriminal, pelecehan seksual terhadap anak, hubungan seksual dengan anak di bawah umur, penculikan, melanggar undang-undang perpajakan, dan melanggar undang-undang anti-terorisme.

Ada cewek-cewek di sekelilingnya setiap berdakwah dalam channel televisinya. Tapi yang paling mencolok adalah sosok wanita itu punya wajah hampir mirip satu sama lain.

Salah seorang mantan murid Harun Yahya pernah buka-bukaan mengenai hal tersebut. Ia mengaku sang guru memang meminta semua pengikut wanitanya melakukan operasi agar memiliki fitur wajah dan tubuh tertentu. Harun Yahya disebut mendorong itu karena pengalaman hidupnya saat kecil di depan klub malam kumuh di kota Ankara.

"Orang cabul ini dibesarkan di Ankara. Ketika dia masih muda, dia sering nongkrong di depan klub malam kumuh di sana. Penampilan fisik para wanita klub malam itu tetap ada dalam pikirannya," kata sang mantan murid, Beril Koncagul kepada harian Hurriyet.

Beril Koncagul terkenal di Turki sebagai kitten favorit Harun, termasuk di antara para pengikut yang dibebaskan bersyarat. Ia setuju untuk bekerjasama dengan kepolisian mengungkap sosok Harun Yahya.

Setelah menghabiskan lebih dari sembilan tahun di sarang mewah Oktar di sebuah bukit di Istanbul yang menghadap ke Selat Bosphorus, dia buka-bukaan bahwa kitten itu secara rutin disiksa dan diperkosa.

"Saya mencoba melarikan diri lima kali, tetapi dia memiliki 60 penjaga bersenjata, ratusan kamera dan pengacau di vila itu. Tidak mungkin melarikan diri," katanya.

Menurutnya, ada 17 budak seks yang semuanya diperintahkan untuk melayani Oktar. Tak jarang perlakuan kasar juga diterima mereka.

"Dia memukuli kami, mengutuk kami, melecehkan kami, memaksa kami melakukan hubungan seksual. Kami terpaksa memanggilnya 'cintaku' apapun yang dia lakukan," tambah Koncagul.

Segala sesuatu di vila itu dirancang untuk kenyamanan Oktar. Dua wanita bertelanjang dada akan memegang koran yang akan dibaca Oktar atau teleponnya ketika dia berbicara, sementara yang lain memakaikan kaus kaki sebelum memanaskan sepatunya dengan pengering rambut.

"Dia juga melecehkan anak-anak. Dia membela bahwa hubungan seksual diperbolehkan setelah siapa pun yang berusia lebih dari tujuh tahun. Dia melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur, membuat mereka memakai rok mini," katanya.

Pada tahun 2006, Oktar menulis Atlas of Creation, dengan alasan bahwa teori evolusi Darwin adalah akar dari terorisme global. Dia telah menulis lebih dari 300 buku, diterjemahkan ke dalam 73 bahasa.

Video 20Detik Harun Yahya divonis 1000 tahun penjara

[Gambas:Video 20detik]





Simak Video "Sosok Harun Yahya, Pendakwah Pintar yang Dipenjara 1000 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(nu2/tia)