Ibunda Meninggal karena Corona, Ririn Ekawati dan Ibnu Jamil Ikut Dites

Febriyantino Nur Pratama - detikHot
Rabu, 02 Des 2020 19:25 WIB
Ririn Ekawati & Ibnu Jamil
Foto: Instagram
Jakarta -

Ibunda Ririn Ekawati meninggal dunia karena COVID-19 pada Rabu (2/12/2020). Seluruh keluarga termasuk Ibnu Jamil ikut dites.

Keputusan itu diambil Ririn Ekawati untuk memastikan tindakan lebih lanjut terhadap anggota keluarga dan orang-orang yang kontak dengan sang Ibunda. Hasil tes swab Ririn Ekawati dan Ibnu Jamil pun telah keluar. Mereka dinyatakan negatif COVID-19.

"Tapi, allhamdulillah kita semua yang ada di rumah udah tes swab dan negatif," kata Ririn Ekawati di rumahnya, Bendungan Hillir, Pejompongan, Jakarta Pusat, Rabu (2/12/2020).

Seperti diketahui, Ibunda Ririn Ekawati sudah sakit sejak kedatangannya dari Palu. Menurut keterangan dari Ririn, Ibunya sudah punya riwayat penyakit gula dan kolesterol. Sesampainya di Jakarta almarhum mengalami demam.

Setelah dites ternyata positif COVID-19. Oleh karena Ririn Ekawati dan Ibnu Jamil aktif mengurusi Ibunda sebelum meninggal, keduanya pun merasa perlu melakukan tes Swab.

"Iya harus ada cek. Karena memang pas pertama kali mama datang dari Palu yang ngurusin semua karena mama tinggal sama saya jadi yang ngurusin semua saya," ungkapnya.

"Dari gantiin baju dan semua makanya saya abis itu langsung tes swab segala macam dan allhamdulillah kita semua, satu keluarga, termasuk Ibnu semua negatif," lanjutnya.

Ririn Ekawati menjelaskan bahwa dirinya tidak berada di samping Ibunda di saat terakhirnya. Sejak dinyatakan positif COVID-19, komunikasi dengan Ibunda dilakukan Ririn Ekawati lewat sambungan video call.

Termasuk dalam mengetahui kondisi terkini Ibunya, Ririn Ekawati aktif komunikasi dengan dokter dan suster yang merawat lewat sambungan telepon video.

"Karena memang keadaannya pasien COVID-19 itu tidak bisa dijenguk, tidak bisa ditemani jadi kita nggak ada di situ saat mama meninggal. Tapi semua prosesi yang ada dari pemasangan alat, pemberian obat, dan semuanya itu dokter dan suster selalu video call," bebernya.

"Jadi kita lihat semua prosesnya step by step dari awal sampai mama tadi nggak ada, jadi kita ngelihat semua by video call," tutup Ririn.

(fbr/aay)