Komedian Daus Mini resmi melaporkan dugaan pencatutan identitas yang dialaminya ke Polda Metro Jaya. Selain itu, Daus juga berencana laporkan adanya ancaman pembunuhan.
Zecky mengatakan laporan telah diterima oleh pihak kepolisian dan saat ini tinggal menunggu proses penyelidikan lebih lanjut.
"Sampai saat ini alhamdulillah prosesnya tidak sulit, diberikan kemudahan, polisinya sangat profesional. Artinya kita datang buat laporan langsung disambut dengan baik," kata Zecky Alatas di SPKT Polda Metro Jaya, Jumat (7/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Surat tanda penerimaan laporannya sudah kita buat, ini sudah berjalan prosesnya tinggal nunggu pemanggilan berikutnya, saksi-saksi, dan korban pastinya. Nah, ini akan ditindaklanjuti oleh Ditreskrim Siber," lanjutnya.
Dalam laporannya, pihak Daus Mini menyertakan tiga akun yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut. Selain itu, Zecky mengungkapkan pihaknya juga berencana membuat laporan terpisah terkait dugaan ancaman pembunuhan terhadap kliennya.
"Semua ada tiga akun, tapi nanti, mungkin minggu depan akan ada laporan lagi dengan case yang berbeda. Ini di Instagram adanya pengancaman pembunuhan kepada klien kami, saudara Daus Mini. Sudah ada menyebut untuk mengancam membunuh, nah itu nanti akan kita buat laporan tersendiri khusus. Mungkin itu nanti di Krimum, bukan di Siber," jelasnya.
Sementara itu, Daus Mini menjelaskan dugaan pencatutan identitas tersebut bermula dari informasi yang diterimanya dari sejumlah teman. Ia disebut memiliki akun di sebuah aplikasi live streaming. Akun tersebut menggunakan nama dan fotonya.
"Awal mulanya yang udah sering Daus kasih tahu, jelasin, bahwasanya ada akun, oknum memakai atribut nama Daus dan juga foto Daus di aplikasi live streaming. Dia isi konten-kontennya tidak pernah live, tapi dia selalu dikomal (kolaborasi massal atau komunikasi massal)," ujar Daus.
Daus memproleh informasi mengenai akun tersebutd dari teman-temannya yang mengirimkan tangkapan layar maupun informasi terkait aktivitas akun tersebut.
"Kita dapet informasi dari temen-temen yang ngirimin. Pas kita lihat, lah kok... makanya gak percaya, kita diemin, kita sharing sama Abang (pengacara), ya sudah akhirnya kita buat laporan, emang isinya parah kontennya," tuturnya.
"Dia tidak pernah on cam, tidak pernah menunjukkan sosoknya, tapi dia pakai suara dan juga pakai sound effect, sound card. Jadi seakan-akan itu udah pure Daus Mini," tegas Daus.
Laporan Daus Mini tersebut terdaftar dengan nomor LP/B/5798/VIII/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.
Daus Mini telah melayangkan somasi terbuka kepada pemilik akun TikTok yang diduga mencatut identitasnya pada akhir Juni 2026. Somasi itu dilayangkan setelah nama dan foto Daus disebut digunakan untuk mengunggah konten yang berisi ujaran kebencian dan muatan negatif.










































