Reino Barack Geram, Syahrini Tindak Penyebar Hoax Video Porno

Febriyantino Nur Pratama - detikHot
Rabu, 04 Nov 2020 20:49 WIB
Keduanya tampak sangat bahagia menikmati waktu berdua mereka ya. (Foto: Instagram @princessyahrini)
Syahrini nilai Reino Barack geram karena hoax video syur. (Foto: instagram)
Jakarta -

Syahrini menjalani sidang atas laporannya terkait kasus pencemaran nama baik. Ia menindaklanjuti orang yang menyebar hoax video pornonya.

Syahrini melakukan hal itu karena suruhan suaminya, Reino Barack. Kata sang penyanyi, Reino amat geram melihat dirinya difitnah dengan keji lewat video syur.

Syahrini pun setuju akan langkah Reino Barack. Pelantun Sesuatu itu kini berani bertindak karena merasa sudah cukup diam difitnah bertubi-tubi oleh netizen yang tak bertanggung jawab.

"Seperti yang kalian tahu saya sudah sering diperlakukan seperti itu oleh akun yang tidak bertanggung jawab. Tapi posisi saya saat ini berbeda, saya sudah berkeluarga, saya sudah bersuami. Jadi tentunya ini sangat mengganggu suami saya sebagai kepala rumah tangga, jadi beliau ingin menindaklanjuti dan melaporkan," ujar Syahrini.

Syahrini mengatakan terdakwa MS sudah meminta maaf. Ia menyebut MS telah akui cewek yang ada di video syur itu bukan dirinya.

"Ketika hari itu terdakwa memposting video porno mirip saya dan dia sudah mengakui bahwa dia memposting serta yang di video itu bukan Syahrini," tutur Syahrini.

Gara-gara laporan Syahrini, terdakwa MS diancam hukuman 12 tahun penjara. Dalam laporan tersebut, sang terdakwa dikenakan Pasal 27 Ayat 1 Jo Pasal 45 Ayat 1 dan atau Pasal 27 Ayat 3 Jo Pasal 45 Ayat 3 UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang ITE. Juga Pasal 4 Ayat 1 UU RI Nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi dan atau Pasal 310 KUHP dan atau 311 KUHP.

Syahrini merasa hukuman itu bisa divonis untuk MS. Ia menganggap penjara 12 tahun setimpal dengan apa yang dialami.

"Dia memposting penghinaan terhadap saya, fitnah yang bertubi-tubi membabi buta setiap hari, di mana saya tidak mengetahui awalnya dan selama ini saya juga tidak pernah sama sekali meggubris atau merespons apa pun," kata Syahrini.

(mau/nu2)