Terkuak! Ini Alasan Bobby Stuntrider Beli Celana Dalam Bekas Dinar Candy

Hanif Hawari - detikHot
Kamis, 24 Sep 2020 19:53 WIB
Dinar Candy dan Bobby Stuntrider
Alasan Bobby Stuntrider beli celana dalam bekas Dinar Candy. (Foto: hanif hawari)
Jakarta -

Bobby Tria Sanjaya atau akrab disapa Bobby Stuntrider akhirnya buka suara soal keputusannya membeli celana dalam bekas Dinar Candy. Alasannya yaitu karena sang YouTuber mengaku sangat ngefans dengan Dinar Candy.

"Awalnya sih gue nggak serius. Karena mengidolakan Dinar Candy dan mau jual dan iseng komen, ternyata dia nantangin. Saya tertantang ya udah mengerucut ke angka. Karena dia bilang jangan hoax akhirnya dibelilah Rp 50 juta," kata Bobby Stuntrider usai menjadi bintang tamu dengan Dinar Candy di Rumpi: No Secret, Trans TV, Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (24/9/2020).

"Aku ngomporin juga kan. Aku bilang saja ah hoax. Karena aku pusing kan yang ngechat ada yang nawar Rp 40 juta dan Rp 45 juta, Bobby nawar Rp 50 juta dan aku anggap main-main saja. Aku kirim norek eh dia transfer," timpal Dinar Candy.

Bobby Stuntrider menyebut, nantinya celana dalam bekas Dinar Candy akan direview. Entah seperti apa yang dimaksud Bobby Stuntrider.

"Ya kalau (yang) beli cewek lebih aneh. Saya kan content creator ya. Mungkin bisa direview. Soalnya saya melihat Dinar Candy tuh wow gitu. Gimana ya? Pokoknya banyak yang bisa dibikin," ujar Bobby Stuntrider.

Bobby Stuntrider melihat peluang ketika hendak membeli celana dalam bekas Dinar Candy. Karena nantinya ia bisa mendapatkan keuntungan yang jauh lebih besar dari celana dalam bekas yang tidak dicuci selama tiga hari tersebut. Jadi menurut Bobby Stuntrider, uang Rp 50 juta adalah uang yang kecil dan tidak ada apa-apa ya.

"Sekarang teman YouTuber dan content creator banyak yang kontak. (Yang) Melihat sudut pandang seperti saya bukan saya doang. Kalau dikeluarin reviewnya, kayaknya akan balik lagi Rp 50 juta. Disewa doang udah balik lagi," tutur Bobby Stuntrider

"Kalau di YouTube belum review. Keep aja dulu. Nunggu jamuran dulu baru review," tambahnya.

(hnh/nu2)