Piet Pagau Duga Terinfeksi COVID-19 Saat Naik Taksi Online

Hanif Hawari - detikHot
Selasa, 08 Sep 2020 06:00 WIB
Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) bakal menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) untuk menetapkan Ketua Umum yang baru pada tanggal 12 Maret 2017 di Pusat Perfilman H Usmar Ismail, Jakarta Selatan.
Piet Pagau duga terinfeksi Corona saat naik taksi online. (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta -

Piet Pagau positif virus Corona COVID-19. Ia menduga terjangkit saat naik taksi online.

Awalnya, Piet Pagau mengaku tidak melakukan perjalanan jauh. Ia hanya mondar-mandir dari rumah ke tempat kerjanya menggunakan taksi online.

"Nggak ada, ini kan cuman ke kantor pulang pergi, nggak ke mana-mana, nggak ke warung atau ke mana pun. Hanya rumah dan kantor film waktu itu," ujar Piet Pagau saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon.

Namun ketika pergi ke lokasi syuting, Piet Pagau harus menjalani SWAB test. Sebab, ia akan menjalani project film terbaru, yaitu Penghuni Akhirat.

"Ya kan kita udah SWAB rame-rame waktu itu, di kantor produksi. Jadi 100 orang kru, 28 artis pendukung itu di SWAB hanya saya yang kena. Jadi dapatnya bukan dari teman-teman, tapi dari perjalanan," kata Piet Pagau.

"Kan perjalanan saya pakai taksi online pulang pergi. Tapi sebetulnya supir taksi onlinenya pakai pelindung masker atau apa pun. Saya kan pergi ke mana-mana pakai taksi online, sudah siap mau syuting saya sebetulnya, pakaian sudah jadi," lanjut pria berusia 69 tahun itu.

Akibatnya, Piet Pagau tidak dapat bekerja. Perannya pun diganti oleh rumah produksi (PH) dalam film Penghuni Akhirat.

Kini, paman dari artis sekaligus presenter Raffi Ahmad itu harus menjalani isolasi di sebuah rumah sakit di kawasan Bekasi, Jawa Barat, sejak Jumat (4/9/2020). Sedangkan keluarganya di rumah juga sudah melakukan serangkaian tes dan tinggal menunggu hasilnya.

"Ya ini begitu ketahuan saya urus rumah sakit, terus sekalian dari puskesmas dan kelurahan, jadinya keluarga saya di SWAB juga hari Kamis itu. Nah mungkin besok baru keluar hasilnya, semuanya deg-degan ini. Kita semua serumah SWAB, semoga semuanya nggak terjangkit. Karena saya emang tanpa gejala, nggak ada yang ngira saya sakit," tutur Piet Pagau.

"Ya kalau keluarga saya baru besok sepertinya (hasilnya) karena di puskesmas, kalau saya kan di sini (rumah sakit), jadi setiap hari di SWAB. Saya sama istri dan dua anak di rumah, satu anak sudah nikah. Jadi di rumah yang hasilnya belum keluar istri dan anak saya yang kecil perempuan," tutup Piet Pagau.

(hnh/mau)