Pink Ejek Kampanye Donald Trump yang Sepi Pendukung

Tim detikcom - detikHot
Minggu, 21 Jun 2020 20:30 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memprediksi kasus corona di AS akan berakhir pada bulan Juli. Kok bisa?
Donald Trump / Foto: AP Photo
Jakarta -

Penyanyi Pink mengolok-olok Donald Trump yang menggelar kampanye akhir pekan ini. Ini merupakan kampanye pertama Donald Trump jelang pemilihan presiden November mendatang.

Digelar di sebuah arena di Bank of Oklahoma Center Tulsa, ribuan kursi di arena tersebut tampak kosong. BOK Tulsa merupakan arena yang memiliki kapasitas kursi untuk 19 ribu orang.

Pink pun menyindir Trump yang gagal menarik massa. Lewat kicauannya di Twitter, ia menyebut gelaran kampanye itu adalah acara yang bodoh.



"Saya pikir saya dapat membuat penuh tempat yang sama dalam lima menit saja," ujar pelantun Try ini seraya menyematkan tagar #donkeyshow.

Pink juga mengungkapkan rasa herannya karena kampanye ini mengundang banyak orang sementara pandemi Corona belum berlalu.

"Jangan menyakiti orang-orang yang mencintaimu. Aku tidak akan pernah meminta orang-orang datang ke sana. Tak ada orang baik yang melakukan itu," kicaunya lagi.



Yang dikhawatirkan Pink agaknya benar. Enam staf Trump yang mengatur kampanye tersebut dikabarkan terpapar COVID-19.

Sebelumnya pejabat Tulsa sudah meminta agar gelaran kampanye ini ditunda. Tulsa bukan kota yang kebal terhadap penyebaran virus Corona.

Kampanye ini menuai kritik dari beberapa pihak termasuk pejabat kota Tulsa. Acara ini dianggap bertentangan dengan pedoman kesehatan dan pengendalian serta pencegahan wabah penyakit.



Simak Video "Donald Trump Sebut Regeneron Lebih Penting dari Vaksin Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(doc/aay)
Debat Capres AS