Prosesi Pernikahan Putra SBY

Prosesi Pernikahan Putra SBY

- detikHot
Rabu, 06 Jul 2005 12:36 WIB
Prosesi Pernikahan Putra SBY
Jakarta - Prosesi pernikahan putra Presiden SBY, Agus Harimurti Yudhoyono dan Annisa Pohan akan digelar sejak Kamis (7/7) pagi. Dimulai dengan pengajian yang digelar kedua keluarga, hingga resepsi di Istana Bogor.Berikut rangkaian prosesi pernikahan seperti disampaikan Jubir Presiden, Andi Mallareangeng kepada wartawan di Wisma Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (6/7/2005).Rangkaian prosesi dimulai Kamis (7/7) pagi pukul 09.00 WIB dengan pengajian yang digelar oleh kedua keluarga mempelai di kediaman keluarga besar SBY di Cikeas, dan keluarga besar Annisa di Jl. Senopati, Jakarta Selatan. Pada hari yang sama pukul 13.00 WIB Presiden SBY akan menjalani prosesi pemasangan bleketepe di kediaman Puri Cikeas Indah, Cikeas. Bleketepe yang dimaksud adalah semacam rangkaian janur yang dipasang di depan gerbang rumah berfungsi untuk menolak bala. Setelah itu acara dilanjutkan dengan siraman, baik oleh mempelai pria dan wanita secara terpisah di kediaman masing-masing.Pukul 19.00 WIB di kediaman keluarga mempelai wanita akan berlangsung acara midodareni. Pada kesempatan itu keluarga mempelai pria akan datang untuk melakukan prosesi serah-serahan upeti. Keeesokan harinya, Jumat 8 Juli 2005 akan dilangsungkan akad nikah di kediaman mempelai wanita pada pukul 14.00 WIB. Bertindak sebagai saksi nikah, Wakil Presiden Jusuf Kalla.Resepsi akan digelar pada Sabtu 9 Juli 2005 di kebun belakang Istana Bogor pada pukul 19.00 WIB. Acara akan didahului dengan prosesi pedang pora oleh rekan-rekan TNI Agus Harimurti Yudhoyono di Ruang Garuda, Istana Bogor.Tak semua prosesi pernikahan bisa diliput seara langsung oleh wartawan. Acara seperti pengajian dan siraman dilakukan tertutup. Sementara pemasangan bleketepe, midodareni, akad nikah, pedang pora, dan resepsi bersifat terbatas.Untuk itu para wartawan tidak diperkenankan untuk mengambil gambar secara langsung. Mereka hanya diperkenankan memantau jalannya prosesi pernikahan dari monitor cctv yang akan dipasang di area khusus wartawan. Alasan diberlakukannya aturan ini mengingat keterbatasan ruangan, serta dikhawatirkan merusak suasana yang sakral. (dit/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads