Annisa: Ibu Tak Akan Tega Menjerumuskan Anaknya
Minggu, 29 Mei 2005 11:50 WIB
Jakarta - Tudingan mantan suaminya bahwa ia memanipulasi umur anak mereka supaya diterima di sebuah SD dibantah Annisa Tri Hapsari dengan senyum manis. Menurut Annisa, apa yang dilakukannya adalah untuk kebaikan anak semata wayang mereka, Rafi."Bukannya belum cukup umur, tapi memang Rafi itu punya kelebihan. Dari umur 7 bulan aja dia udah disekolahin sampai akhirnya masuk TK, waktu itu di tes ternyata bisa langsung ke TK B. Jadi kan nggak ada salahnya, walaupun umurnya belum cukup," jelas wanita yang hari Minggu (29/5/2005) ini berusia 29 tahun.Sebelumnya sang mantan suami, Adjie Pangestu merasa heran dengan diterimanya Rafi di sebuah sekolah swasta. Pasalnya, sekolah itu mensyaratkan muridnya harus genap berusia 6 tahun pada tanggal 19 Juli 2005. Sedangkan Rafi baru berumur lima tahun.Annisa pun membantah bahwa ia memalsukan akte kelahiran anaknya. "Ya itu nggak mungkin dong. Sekolahnya kan juga pasti nggak bakalan mau. Rafi sudah di tes di dua sekolah dan hasilnya menyatakan ia sanggup, makanya diterima," tegasnya."Lagipula kan nggak mungkin saya sebagai seorang ibu tega menjerumuskan anak saya sendiri. Kenapa sih nggak mikir positifnya aja. Sekolah yang saya pilih kan bukan sekolah yang jelek, malah sarat dengan ajaran agama Islam."Perkataan Annisa memang ada benarnya. Dalam kehidupan ini, selalu ada bekas suami atau bekas istri, tetapi tidak pernah ada bekas anak. Bisa jadi mantan kekasih Ari Sigit ini memang melakukan yang terbaik untuk si kecil Rafi. (dit/)











































