Pertama, soal Ipul yang masih menjadi tulang punggung keluarga meski kini meringkuk di rutan Cipinang. Apalagi ada anak asuh serta pondok pesantren yang harus selalu diperhatikan kehidupannya.
"Sampai sekarang dilakukan dia karena Ipul butuh doa dari mereka," ungkap pengacaranya, Nazarudin Lubis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau murni bisnis dan profesional, hartanya tak bisa membayar kita. Secara resmi Rp 10 miliar kurang, tapi kembali lagi, ini kan kasus pertemanan," tuturnya.
Ia menambahkan, rekan-rekannya juga akan tetap mendampingi Ipul dengan perjuangan maksimal. Meski akhirnya sang pedangdut tidak memiliki uang lagi, itu bukan sebuah masalah.
"Kalau secara profesional, rumah dijual nggak akan cukup," tuturnya.
Selain itu, Ipul juga harus mengeluarkan banyak uang terkait masalah kontrak kerjanya. Beberapa perjanjian memang tak bisa dipenuhinya sehingga Ipul wajib membayar sejumlah uang atas kerugian itu.
"Memang ada beberapa yang harus dibayar dan dikembalikan karena ada beberapa kontrak putus," ujar Nazarudin.
Beruntung, operasional Ipul selama di tahanan tidak terlalu besar. "Kalau di penjara, dia nggak terlalu banyak. Kan puasa," ujarnya.
(nu2/mmu)











































