Menurut Maudy, main-main ini adalah pengurang stres yang sangat efektif. Tidak hanya buat dirinya, tetapi juga buat sang anak setelah seharian sibuk beraktivitas di sekolah.
"Main untuk anak-anak itu biar nggak stres. Di Indonesia, sekolah dari jam 7 sampai 12, mertua saya nanya, di sini sekolah harus selama itu ya? Padahal di Belanda asal bisa berenang dan naik sepeda ya selesai," katanya ketika ditemui di Hotel Gran Mahakam, Mahakam, Jakarta Selatan pada Kamis (4/2/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Habis pulang sekolah baru cerita-cerita. Tadi ngapain ya? Kadang kalau dia capek, aku sogok pakai snack-snack, sambil ngunyah dia akan cerita," lanjutnya.
Kalau tidak ada waktu untuk bermain bersama anak di rumah, Maudy selalu menyelipkan quality time di momen lain. Ketika di dalam mobil sambil mengantar ke tempat aktivitas misalnya.
"Setiap detik akan ada momen. Quality time nggak selalu di rumah. Kadang di mobil. Tapi kebanyakan sih di mobil," tutupnya.
(ron/ron)











































