Namun di kesempatan berbeda, Nikita mengatakan kalau dirinya sama sekali belum menunjuk pengacara untuk membantu kasusnya itu. Mendengar pernyataan Nikita, baik Partahi dan Petrus pun buka suara.
"Tidak mungkin saya datang ke mabes dan belum ada surat kuasa dan belum tahu membela apa. Kalau dia nggak percaya kami, ngapain (dia) cerita detail sampai ganti celana dalam. Ngapain kalau nggak tahu, kami tidak ada hubungan sama dia," kata Petrus saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Senin (14/12/2015) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Baca: Nikita Mirzani Curhat Lagi, Mulan Rela Dimadu Ahmad Dhani
Meski diakui oleh keduanya saat itu memang belum ada surat pernyataan tertulis untuk menjadi pengacara.
"Secara tertulis memang tidak ada, tapi dia minta kami datang dan menceritakan semuanya kepada kami. Dari awal sampai awal sampai penangkapan. Kalau sekarang dibilang tidak ada surat secara resmi," paparnya.
Dilanjutkan Partahi, kalau Nikita memang menghubunginya pada saat kejadian. Ia pun secara rinci menjelaskan kapan waktu ibu dua orang anak tersebut menghubunginya.
"Nih ada buktinya jam 06.04 dia telepon saya, saya lihat dan saya nggak tahu nomornya nggak kenal. Saya pikir penting karena pagi-pagi telepon. Kemudian saya telepon balik jam 06.15 dan kemudian diangkat sama dia. Saya tanya siapa ini, dia nangis-nangis cerita ditangkap. Dia bilang 'tolong bang saya nggak boleh pulang dan segala macam. Kejadiannya apa di situ ada ceritanya'," jelas Partahi.
![]() |
Baca Juga: Kronologi Penggerebekan Versi Nikita Mirzani
"Lalu saya share ke grup dan bilang ke Pak Petrus jam 06.47 saya telepon Pak Petrus, kemudian di sini kita bicarakan keputusannya kita bantu tidak. Secara kemanusiaan dan profesi kita berikan, saya bantu . Terus terang hati saya nggak nyama menangani masalah ini. Tapi karena kemanusiannya akhirnya saya putuskan mau membantu. Saya jalan ke Mabes dan masuk ke ruangan nanya ke penyidik di sini diperiksa Nikita, lalu saya bilang mau ketemu sama Niki dan dia penyidik bilang silahkan," urai Partahi lagi.Β Β Β Β
Menurut Partahi lagi, saat bertemu dengan Nikita, ia pun menceritakan bagaimana akhirnya dibawa ke Mabes Polri. Namun pertemuan tersebut memang tidak berlangsung lama. Hal tersebut dikarenakan Niki yang harus dibawa ke panti sosial untuk dilakukan pendataan.
"Lalu kita pisah sama Nikita, kami tanya ke Nikita di luar banyak wartawan, kita akan jelaskan. Kata dia oh nggak apa-apa bang. Ketika dalam perjalanan Bareskrim ke Pasar Rebo saya dengan Partahi saat itu, Nikita telepon ke Partahi dia bilang sudah kasih ke media ya, sampai di Simatupang ada teman telepon kalau Nikita sudah pulang," tandas Petrus.
(wes/nu2)













































