Robin meninggal dunia di usia 62 tahun pada Mei 2012 setelah lama berjuang melawan kanker. Pelantun hits 'How Deep Is Your Love' tersebut meninggalkan harta warisan sejumlah GBP Β£26 juta (Rp 549 miliar) kepada sang istri, Dwina dan anak-anak dari pernikahan pertamanya, Spencer dan Melisa, serta anak dari pernikahan keduanya, Robin-John.
Dwina juga mendapatkan warisan properti berupa rumah bersama di Prebendal House yang terletak di Thame, Oxfordshire dan sebuah kediaman lain di Kensington, London serta sejumlah uang di akun bank milik bersama. Perjuangan wanita berusia 62 tahun tersebut untuk mendapatkan haknya juga didukung oleh pihak keluarga Robin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lebih dari tiga tahun setelah Robin meninggal dunia tapi semua harta dan asetnya dibekukan. Sudah jelas bahwa Robin adalah pria kaya dan ingin memastikan keluarganya benar-benar mendapatkan warisan, tapi sayangnya hingga kini belum bisa terwujud karena masalah pajak," ujar salah satu pihak keluarga seperti dikutip dari Mirror, Senin (22/6/2015).
Aset milik Robin di Amerika saat ini dikelola oleh janda dari kembarannya, Maurice, bernama Yvonne Gibb. Pajak warisan sudah dibayarkan sejumlah GBP Β£325 ribu, setingkat 40% di Inggris. Di Amerika, nilai tersebut dikenakan pajak yang lebih besar, yaitu lebih dari US $1 juta, namun sayangnya hak Dwina sama sekali tak berlaku karena ia tak berdomisili dan bukan warga negara Amerika Serikat.
Sementara itu, anak dari hubungan gelap antara Robin dan pengurus kediamannya, Claire Young, bernama Snow Robin, tak masuk dalam daftar penerima harta warisan. Namun pihak keluarga menegaskan saat ini tengah berdiskusi mengenai jumlah yang wajar untuk diberikan kepada Snow.
Simak daftar selebriti generasi baru Tanah Air di Young and Famous!











































