Fitri mengaku ada beberapa faktor yang membuat pihak keluarga awalnya tak memberi restu. Salah satunya karena profesi Hendra sebagai pilot.
"Faktor pekerjaan, akunya sering ditinggal. Bapak dan ibu awam, jadi takut akan hal itu. Kakak juga banyak teman pilot, dan banyak omongan negatif soal pekerjaan seperti itu," kisahnya saat ditemui usai fitting baju di butik Hengki Kawilarang, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (2/12/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku mau tunjukkin aku bisa sukses. Mas Hendra sudah jadi kapten, aku mulai sukses. Keluarga sangat tidak setuju akhirnya aku harus berjuang," ujarnya.
(nu2/mmu)











































