Bersamaan dengan digelarkan sidang perdana gugatan praperadilan kasus Raffi Ahmad, Selasa (5/3/2013) beredar selebaran berisi transkrip pembicaraan antara Yuni Shara dengan seorang petinggi polisi lewat SMS. Selebaran itu dianggap berisi informasi bahwa penangkapan Raffi berasal dari oknum polisi.
Deputi Penindakan dan Pemberantasan BNN, Benny Mamoto membantah penangkapan di rumah Raffi berdasarkan pada informasi petinggi polisi sebagaimana percakapan dengan Yuni Shara tersebut.
"(Percakapan Yuni dan oknum polisi) tidak ada kait-mengait dengan yang kami tangani," tegas Benny di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (7/3/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekali lagi informasi penyidikan kami tidak berasal dari sana. Banyak sumber, hasil penyidikan kami sendiri," lanjutnya.
Benny juga menegaskan, sejak penangkapan hingga penanganan kasus, tidak ada yang perlakuan yang berbeda antara Raffi dengan kasus lainnya.
"Kasus yang lain waktunya juga sama seperti ini," tegasnya.
(bal/mmu)











































