Pak Tarno diasuh oleh neneknya sejak bayi. Bersama sang nenek, ia menghabiskan masa kecilnya hingga dewasa di Brebes. Ia sempat tahu kalau ayahnya meninggal. Tapi dimana keberadaan ibunya, ia tak pernah tahu pasti.
"Saya nggak tahu saya lahirnya bagaimana, waktu itu saya juga bingung nggak punya bapak, nggak punya emak," kisahnya saat ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (30/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah 30 tahun lebih, baru tahu, ternyata mama masih hidup, padahal dibilang mati. Saya dari kecil nangis dibilang nggak punya emak sama bapak, dikatain sama orang-orang," tuturnya.
Dimanakah ibunda Pak Tarno selama ini?
(hkm/hkm)











































