"Beliau kebetulan kurang fit ya," ujar Dwi saat dihubungi detikHOT, Kamis (29/3/2012).
Sementara, Dwi juga enggan berkomentar soal pernyataan Hotman Paris yang membantah semua tudingan penganiayaan itu. Ia mengaku belum berkomunikasi dengan Meriam hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepada polisi Meriam mengaku dipukul dan ditampar oleh pengacara kondang itu. Meriam menderita retak di hidung, luka di leher hingga telinga mengeluarkan darah.
Insiden tersebut terjadi pada 10 April 2009 lalu. Saat itu, Meriam baru saja pulang dari gereja.
(hkm/hkm)











































