Dua orang saksi dari pihak pelapor, Andhika Mahatidana baru saja diperiksa. Menurut kedua saksi tersebut, Panji sempat teriak sebelum melempar gelas sloki ke arah wajah Andhika dan kemudian melotot ke arahnya.
"Dia berdiri, teriak, lempar gelas terus melotot," ungkap Putty dan Indi yang menjadi saksi usai menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan, Jalan Wijaya, Jumat (10/2/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diakui, Panji sebelumnya telah mencoba minta maaf. Namun hal itu memang dilakukan setelah tahu Andhika adalah saudara dari kedua saksi tersebut.
"Iya dia sempet BBM minta maaf pas tahu Dika saudara saya," kata Indi.
"Kita udah nggak pikir apa-apa lagi. Andhikanya juga udah berdarah-darah," jelasnya lagi.
Andhika masih menunggu permintaan maaf dari Panji. Dika yang bekerja sebagai karyawan Bank swasta itu pun mengaku pekerjaannya terganggu karena kasus tersebut.
(kmb/nu2)











































