Penipuan itu terjadi sekitar Juli lalu. Saat itu sang manajer mulai tak transparan soal keuangan Gading. Bahkan hingga batas waktu yang ditentukan, uang yang harusnya milik Gading ternyata tak kunjung diterimanya.
"Juni itu harusnya dibayar Juli. Tapi sampai Juli belum dibayar-bayar juga. Sampai Agustus juga nggak dibayar. Sekarang sudah lewat Oktober," ungkap Gading saat ditemui di studio Hanggar, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (10/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam perjanjian itu dia bilang akan mengembalikan. Tapi sampai sekarang malah nggak jelas," tambahnya.
(fk/kmb)










































