Adat minang yang menjadi latar belakang calon mempelai pria Donny Azwan Putra dipakai untuk akad-nikah. Sedangkan tradisi Betawi yang merupakan latar belakang suku Intan dipakai untuk resepsi pernikahan.
"Akad-nikah nanti pakai adat Minang, terus dilanjut ke resepsinya pakai adat Betawi," tutur Intan yang ditemui saat fitting baju pengantin di Butik Amy Atmanto di Jalan Tebet Timur Raya, Jakarta Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan hanya dari segi busana dan dekorasi, dua budaya juga akan bertemu dalam penyajian makanan. Berbagai kekayaan kuliner Minang dan Betawi akan disajikan.
Meski mengaku sempat merasa ribet untuk menyiapkan semua hal itu, mereka tetap menikmati setiap prosesnya. Mereka merasa sayang jika latar belakang budaya masing-masing tidak dimunculkan dalam pernikahan.
"Keribetannya membawa nikmat ya, kita kan punya budaya unik, Minang punya budaya sendiri juga Betawi punya yang unik, sayang kalau nggak diaplikasiin," papar Intan.
(fk/hkm)











































