"Saya dulu kecil memang tomboi banget. Suka berantem, manjat-manjat pohon, naik motor juga. Pokoknya laki-laki banget deh. Hahaha," ujarnya ketika berbincang dengan Detikhot di di Namalia Butique, Tebet, Jakarta Selatan.
Saking tomboinya, dara kelahiran 17 Agustus 1991 itu tak seperti kebanyakan perempuan lainnya yang suka memanjangkan rambut. Ketika itu, ia mengaku kerap memangkas habis rambutnya seperti pria.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Makanya ketika harus bermain dan berakting di FTV atau sinetron yang bertema action, pemilik tinggi 174cm dan berat 55kg itu tak mengalami kesulitan berarti. Ia sendiri mengaku pernah memerankan karakter petinju yang menuntutnya beradegan laga.
"Saya pernah jadi petinju juga di sebuah FTV. Karena aku memang ada dasar silat, jadi waktu itu agak-agak tahulah bagaimana menonjok orang. Tapi sempat latihan dan cukup memakan fisik juga sih karena sudah lama nggak olahraga yang keras," ungkapnya.

Bukan hanya petinju, peran sebagai pembalap yang kebut-kebutan pun pernah dilakoninya. Semua terbantu berkat pengalamannya semasa kecil. "Saya waktu kecil memang suka naik motor. Pokoknya bandel bangetlah," kenangnya.
Karena sifat tomboi dan kenakalannya itu, sang ibunda pun kesal dan marah dibuatnya. Alhasil, saat itu ibunya pun membuang semua pakaian dan hal-hal yang berbau pria darinya serta merubahnya menjadi sosok feminin.
"Mama kesal banget kayaknya. Semua celana dan pakaian aku yang tomboi-tomboi dibuang dan harus pakai rok ke mana-mana. Dikasih cincin, dipakaikan kutek dan sepatu pantofel yang ada hak-nya," kenangnya.

Perlahan-lahan sifat tomboi bintang film 'Purple Love' dan 'Mother Keder' itu pun hilang. Ia mengubah diri menjadi sosok perempuan yang feminin dan cantik yang kemudian pada akhirnya mengantarkannya menjadi juara Puteri Indonesia 2009.
Meskipun begitu, Qory tak pernah menyesali punya sifat tomboi dalam dirinya. Ia mengaku mengambil sisi positif dari sifatnya dulu itu yang kini membentuknya menjadi sosok perempuan yang tangguh dan tahan banting.
"Saya ambil positifnya saja dari tomboi itu. Jadi di diri saya sekarang punya sifat keberanian, keteguhan hati dan tahan banting. Dalam arti entah dari cemoohan orang dan lain-lain, aku cuek dan nggak menganggap itu jadi suatu masalah berarti," tandasnya.
(bar/mmu)











































