Sebelumnya, pihak manajemen Scarlett mengeluarkan ancaman terhadap sejumlah website yang menampilkan gambar telanjangnya. Bahkan, Federal Bureau of Investigation (FBI) pun telah melakukan investigasi untuk mengejar sang pembajak.
Meski begitu pihak XVALA mengaku tak peduli dengan ancaman tersebut. Melalui juru bicaranya, Cory Allen pihaknya akan tetap membuat karya seni dengan gambar tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihaknya mengaku akan menggunakan gambar-gambar telanjang tersebut dengan sedikit sensor. Mereka akan menggunakan stiker untuk menutupi daerah intim dalam karya seni tersebut.
Pengacara Jason Feldman dari Feldman & Wallach berpendapat bahwa hukum di Amerika Serikat mempunyai kebebasan berbicara dan kebebasan artistik. Menurutnya, gambar yang telah dicuri tak dapat dipermasalahkan lagi.
"Ini akan tergantung pada seberapa banyak foto yang diubah dan berapa banyak orang yang merasa privasinya diinvasi," tuturnya.
(nu2/hkm)











































