Dengan adat sunda dan menggunakan kebaya putih, sekitar pukul 16.00 WIB, Rieka memohon izin kepada sang bunda untuk dipersunting sang suami dengan mentetskan air mata. Sang pendamping Muhamad Amri yang menggunakan beskap berwarna senada pun dengan mantap mengucapkan ijab qobul.
Usai resmi menjadi suami istri, Rieka pun tak sanggup menyembunyikannya kebahagiaannya. "Saya sudah ngikutin di mana pun konser di luar negeri tapi tadi saya deg-degan karena ketakutan hampir pingsan kalau nggak ada ibu saya. Ternyata ijab qabul itu besar sekali artinya bagi manusia," ungkap Rieka saat ditemui di Anjungan Bali, Musium TMII, Jakarta Timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cincin bermata lima dan uang 88 Real pun menjadi mas kawin keduanya sebagai tanda mengikat janji suci sehidup semati. Apa arti mahar tersebut bagi Rieka?
"Cincin karena saya suka ganjil angka 5 buat saya itu Pancasila, dan 2 plus 3 jumlah dari angka itu, 23 itu adalah tanggal lahir saya. Dan Amri sangat taat sekali, jadi 88 real (duit mahar juga) diberikannya. Kalau yang itu saya nggak ikut-ikutan, itu urusan dia," ujarnya.
Rieka menikah dengan Amri tanpa melalui proses pacaran yang lama. Amri merupakan temannya saat semasa sekolah. Setelah 21 tahun terpisah akhirnya mereka kembali dipertemukan.
(kmb/hkm)











































