Muningsih yang berusia 64 tahun terserang stroke hingga tidak sadarkan diri sejak 3 Februari 2011 di Rumah Sakit ST. Carolus, Jakarta Pusat.
"Dari tanggal 3 Februari sudah masuk dan sebelumnya sudah ngeluh matanya nggak bisa melihat. Saya pikir mata bagian dalam tapi nggak tahunya katup matanya. Kata dokter ada stroke di kepala," kata Rini saat ditemui di rumah sakit, Rabu (16/2/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi nggak nafsu makan dan penyempitan syaraf di otak. Ya sebagai anak kami membantu dengan do'a tentunya," kata Rini.
Bersama adik dan kakaknya, Rini begitu sayang dengan ibundanya. Makanya segala daya dan upaya mereka kerahkan untuk kesembuhan Muningsih. Salah satunya, Rini dan keluarga besarnya harus berhutang ke sana ke mari untuk membiayai pengobatan sang ibu.
"Nggak ada biaya, kami kakak-beradik aja berembuk. Kita masih ada yang kerja, ya saweran aja. Untuk orangtua maaf-maaf kalau harus gali lubang tutup lubang kita belain yang penting ibu sehat," tutup Rini.
(ebi/mmu)











































