Dhani keberatan penobatan Maia sebagai Duta Anti KDRT karena merasa difitnah. Sebagai mantan suami, ayah tiga anak itu membantah melakukan KDRT kepada Maia.
Ia pun akan mempertanyakan hal tersebut pada tiga pihak, yaitu Maia, Meneg PP, dan Federasi LBH APIK Indonesia (LBH yang memilih Maia sebagai duta KDRT). Jika mereka menjawab alasan memilih Maia sebagai Duta Anti KDRT karena pernah mengalami kekerasan dalam rumah tangga, Dhani akan mensomasi mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada point untuk somasi dan lain-lain. Tapi silahkan saja, kan hak dia juga toh. Tapi apa alasannya? Kan nggak ada hubungannya dengan dia? Aneh kan? Bahwa Maia mengalami KDRT itu kan sudah lapor polisi. Jauh dia dinobatkan sebagai duta? Kok sekarang dia ribut, istilahnya kebakaran jenggot," kata Nursyahbani saat berbincang dengan detikhot via ponselnya, Selasa (30/11/2010)
Lebih jauh Nursyahbani memaparkan alasannya memilih personel 'Duo Maia' itu sebagai Duta Anti KDRT. Selain Maia mengaku pernah mengalami KDRT, ibu tiga anak itu juga dinilai sebagai perempuan yang tegar dalam menghadapi hidup.
"Namun demikian dia tetap tabah menjalani proses hukum. Tidak membalas dengan kasar, melainkan tetap sopan sambil menunggu putusan MA baik tentang perceraiannya, maupun tentang hak pengasuhan anaknya. Dia juga tidak egois, tidak ingin menjadi satu-satunya pengasuh," tutup Nursyahbani.
(ebi/hkm)











































