"Kondisinya baik sekali, sangat baik. Semalam dia pun sudah bisa tidur dengan nyenyak sekali," ujar kuasa hukumnya Priatna Abdulrasyid saat dihubungi detikhot melalui telepon Rabu (1/9/2010).
Andi menempati salah satu sel di Blok A Kriminal Rutan Pondok Bambu. Ibu dua anak itu berusaha menikmati kondisinya tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan pasangan hidup Steve Emmanuel itu sebenarnya siap untuk dieksekusi sejak 30 Agustus 2010 lalu. Saat itu, Andi pun sudah menyiapkan baju-baju dan perlengkapan lainnya.
"Tapi memang dia itu mau ngurusin anak-anaknya dulu. Ternyata dia harus dijemput duluan, ya sudahlah," tutur Priatna pasrah.
Jika boleh memutar balik waktu, Andi sangat berharap bisa dieksekusi setelah Lebaran. Ia ingin mempersiapkan anak-anaknya yang akan ditinggalkannya selama tiga bulan.
"Kan tidak mudah mencari pembantu jelang Lebaran. Dia harus persiapkan anak-anaknya baju baru juga. Tapi sampai sekarang belum dibelikan. Jadi ya mau bagaimana lagi, ini sudah terjadi,"Β urainya lagi.
(eny/eny)











































