"Alhamdulillah, atas izin beliau dulu saya mendaftar. Kalau nggak ada restu suami saya nggak akan mendaftar," kata Ayu usai melakukan verifikasi di Kantor DPD PDIP, Jalan Laswi, Bandung, Senin (18/1/2010).
Menurutnya, sang suami memahami isi hatinya yang selalu tersentuh melihat keadaan masyarakat. "Dia nggak kaget kalau aku minta begini..begini..begini, dan dia support," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pencalonan Ayu mendapat cibiran banyak orang, namun ia tetap optimistis. "Saya yakin PDIP adalah partai demokratis yang mengapresiasi kaum perempuan. Makanya saya nggak ragu daftar," paparnya.
(yla/yla)











































