Kabar duka datang dari keluarga musisi Anji. Ibundanya, Siti Sundari, meninggal dunia dan dimakamkan di TPU Mangun Jaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Jumat (27/3/2026).
Di tengah suasana duka, Anji mengungkapkan penyesalan mendalam. Ia mengaku sebenarnya telah berencana mengurangi aktivitas manggung demi bisa lebih banyak menghabiskan waktu bersama sang ibu.
"Tiga bulan iya jadi intens ya, karena saya hampir kan 20 tahun tuh manggung ke sana kemari, kayak hilang banyak waktu," ujar Anji.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Rini Yulianti Beri Kabar Duka dari Sydney |
Anji mengatakan sejak awal 2026 sudah mengambil keputusan penting terkait kariernya. Yakni memutuskan mengurangi manggung demi menjaga ibunya.
"Dan saya juga bilang sama sahabat-sahabat saya, saya juga bilang sama tim saya, saya udah memutuskan bahwa semenjak tahun 2026 ini saya akan mengurangi jadwal manggung saya," katanya.
Ia bahkan telah menetapkan batas maksimal tampil dalam sebulan.
Baca juga: Wika Salim: Max Adam Mualaf |
"Maksimal empat kali aja satu bulan gitu, jadi sisanya saya pengin banyak ngerawat mama, pengin banyak bertemu dan berinteraksi dengan anak-anak saya," jelasnya.
Selain itu, Anji juga memiliki rencana untuk lebih fokus pada keluarga. Termasuk anak-anaknya yang semakin membutuhkan kehadirannya.
"Yang kebetulan juga Leticia mau pindah lagi ke Jakarta bulan Juni. Saga juga udah membesar, Sigra juga makin besar dan anak saya kan autism jadi memang kayak saya perlu bonding lebih," ungkapnya.
Bagi Anji, waktu bersama keluarga kini menjadi hal yang jauh lebih berharga dibandingkan kesibukan pekerjaan. Ia mengaku saat ini lebih mementingkan banyak waktu.
"Dan saya nggak pengin lagi punya banyak duit tapi nggak punya banyak waktu. Saya pengin lebih banyak interaksi dibandingkan instruksi. Jadi ya udah, saya pengin lebih banyak waktu aja," tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Anji juga menyampaikan rasa terima kasih kepada sosok yang selama ini merawat ibundanya.
"Saya juga mau ngucapin terima kasih sih sama Mbak Yuli ya, maksudnya yang selama ini ngejagain mama," katanya.
Ia menambahkan, Mbak Yuli telah menggantikan peran keluarga untuk menjaga ibundanya selama 24 jam.
"Yang maksudnya gantiin saya, gantiin seluruh keluarga untuk 24 jam mengawasi mama. Dan kemarin juga ya sampai kemarin juga meninggal juga bareng saya dan Mbak Yuli gitu, dan anak saya Saga dan juga anaknya Mas Eri dan ya anaknya Mbak Yuli gitu, Nanda," pungkasnya.










































