"Paris bisa trauma karena ia menjadi pusat perhatian. Apalagi sebelumnya gadis kecil ini dijauhkan dari sorotan media selama hidupnya," ujar salah satu psikolog anak Linda Blair, seperti detikhot kutip dari Contact Music, Rabu (8/7/2009).
Menurut Linda, tidak seharusnya keluarga membawa Paris ke atas panggung. Apalagi gadis 11 tahun itu masih sangat syok dengan meninggalnya sang ayah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam upacara pemakaman Michael yang digelar di Staples Center, kemunculan Paris memang sungguh mengejutkan. Selama ini oleh sang ayah, wajah cantiknya selalu ditutupi topeng.
Paris yang tak pernah dipublikasikan Michael itu tiba-tiba mengutarakan perasaan terdalamnya tentang sang ayah. Ia menangis ketika menyebut Michael sebagai ayah terbaik di dunia. Tangisnya itu membuat haru jutaan orang yang menonton prosesi tersebut baik langsung maupun melalui televisi.
(eny/eny)











































