Aktris Marcella Zalianty bisa sedikit tersenyum lega usai sidang Senin (20/4/2009). Dalam sidang, empat saksi meringankannya. Semuanya mengaku tidak melihat adanya penganiayaan terhadap Agung Setyawan.Empat orang saksi tersebut adalah pekerja pantry di kantor Marcella, Lukman, bagian keuangan, Rodiah, manajer Marcella, Swetje dan Moreno. Keempatnya ditanyai seputar kejadian pada 3 Desember 2008.
Menurut Lukman, sebelum polisi datang menggerebek kantor Marcella, ia sempat mengantarkan minum ke lantai 3. Di lantai tersebut, ia melihat ada Marcella, Ananda, Harry dan Agung Setyawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kesaksian Rodiah, juga hampir serupa dengan Lukman. Dijelaskan Rodiah, ia sempat berada di lantai 3 untuk menanyai Agung perihal utang-utangnya pada Marcella.
"Saya tidak melihat adanya kekerasan, penyiksaan dan penyekapan," tuturnya.
Manajer Marcella, Swetje menguatkan kesaksian Rodiah. Menurutnya Agung justru diperlakukan layakanya tamu. Agung diberi makan dan minum.
"Agung masih bebas memegang handphone. Agung masih minum, makan dan tidak ada tanda-tanda penyekapan atau penyiksaan," urainya.
Sedangkan Moreno yang datang ke kantor Marcella usai menghadiri peresmian Museum Jenderal Nasution, bersaksi ia hanya mampir. "Saya juga tidak melihat pemukulan yang dituduhkan pada saya dan Ananda. Perihal sepatu, kenapa dijadikan barang bukti satu minggu setelah penangkapan," tukasnya.
(eny/eny)











































