Kisah Hidup Zulkifli Hasan Tertuang dalam Novel Rantau

Hanif Hawari - detikHot
Sabtu, 23 Apr 2022 17:03 WIB
zulkifli hasan
Kisah Hidup Zulkifli Hasan Tertuang dalam Novel Rantau. (Foto: Hanif Hawari)
Jakarta -

Kisah hidup Zulkifli Hasan membuat kedua putrinya, Futri Zulya dan Zita Anjani, tertarik untuk menuliskannya dalam sebuah novel. Karangan tersebut diberi judul Rantau.

Novel itu ditulis di sela-sela rutinitas pekerjaan Futri Zulya yang cukup padat. Setelah lulus dari Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB, Futri Zulya melanjutkan studi pascasarjana di Australia National University (ANU), Canberra.

Selain sibuk merawat dua anaknya, Futri Zulya juga mengelola jaringan usaha di bidang Woman and Children yang membawahi beberapa unit usaha, di antaranya Kids Republic School (Playgroup, Kindergarten & Primary). Ia juga mengelola Kidz Clinic Children & Development Center dan Zglow Aesthetics Clinic yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Tak sampai di situ, Futri Zulya juga aktif di berbagai forum seminar dan coaching clinic tentang anak muda dan kewirausahaan serta kegiatan-kegiatan filantropi. Namun, di antara kesibukan itu, ia masih menyempatkan menulis novel.

Karakter Zulkifli Hasan dalam novel tersebut diberi nama Zun. Dalam tulisan itu, Zun merupakan sosok yang tak main-main dalam meraih mimpi-mimpinya.

"Zun diangkat dari kisah ayah kami yang selalu mengajarkan tentang kerja keras dan usaha sungguh-sungguh untuk meraih mimpi," kata Futri Zulya saat peluncuran novel Rantau di Djournal House, Jalan Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Sebagai anak perempuan pertama di keluarga, nilai-nilai itu pula yang menempa saya untuk tumbuh menjadi perempuan mandiri yang tidak boleh menyerah pada mimpi-mimpi saya," sambungnya lagi.

Senada dengan saudaranya, Zita Anjani juga menyebutkan bahwa sosok ayahnya sangat berperan dalam membentuk karakter pribadinya. Menurut dia, ayahnya telah menanamkan nilai-nilai soal kesetaraan hak yang dimiliki laki-laki dan perempuan.

"Ayah selalu mengajarkan bahwa laki-laki dan perempuan memiliki hak-hak yang sama dan harus berjuang mewujudkan dunia yang lebih baik. Saya banyak terinspirasi dari sosok ayah," ucap Zita Anjani.

Novel Rantau berkisah tentang Zun yang memiliki kemauan dan tekad besar dalam hidupnya untuk meraih kesuksesan. Pemuda yang berasal dari Kalianda, Lampung, itu ingin membuktikan ke lingkungan sekitarnya bahwa dia bisa meraih sukses di Jakarta.

Dengan bermodal emas yang diberikan ibunya untuk modal merantau di Jakarta, Zun berangkat membawa segudang mimpi. Doa sang ibu pun terjawab. Zun membuktikan dirinya bisa menaklukkan Jakarta hingga bisa menjadi pengusaha sukses, menteri, hingga Ketua MPR RI, dan ketua umum partai politik yang diperhitungkan.

Proses pembuatan novel Rantau ini tidak sebentar. Terhalang kesibukan, Futri Zulya dan Zita Anjani butuh waktu satu tahun untuk mengerjakan novel inspiratif tersebut.

(hnh/mau)