JK Rowling Antitransgender, Rekan Sesama Penulis Teater Harry Potter Buka Suara

Tia Agnes - detikHot
Selasa, 22 Feb 2022 12:22 WIB
JK Rowling
Rekan sesama penulis naskah teater Harry Potter, Jack Throne, bicara soal tudingan JK Rowling antitransgender.Foto: Instagram @jkrowling_official
Jakarta -

Setelah dua tahun kontroversi mengenai tudingan JK Rowling antitransgender merajalela, rekan sang novelis kini buka suara. Dia adalah penulis naskah teater Harry Potter and the Cursed Child, Jack Throne.

Jack Throne salah satu sahabat dekat JK Rowling yang juga bekerja sama dalam menulis cerita teater Harry Potter. Dalam panggung teater, Harry Potter diceritakan sudah dewasa dan punya keluarga yang kini mengikuti jejaknya.

Dia diketahui mengirimkan surat pribadi kepada JK Rowling dan menyampaikan keprihatinan atas pandangannya tentang hak transgender. Hal itu terungkap dalam sebuah wawancara.

"Saya menulis kepada Jo (JK Rowling) setelah semuanya terjadi. Saya menulis karena khawatir ada seorang yang dekat dengan saya adalah seorang transgender. Saya khawatir tentang anak-anak yang menyukai Harry Potter dan mendengar Jo antitransgender lalu merasa tidak cocok," kata Jack Throne.

Jack Throne menambahkan, "Saya tidak ragu itu adalah argumen yang sangat rumit. Saya tidak ragu ada banyak nuansa pada posisi semua orang tapi saya khawatir dengan anak itu."

Bahkan Jack Throne meminta agar novelis yang tinggal di Skotlandia itu berpikir ulang tentang opini yang membuat geger seluruh dunia tersebut.

"Saya berharap ada situasi di mana kita dapat berdiskusi tentang hal ini," sambungnya.

Pada Juni 2020, JK Rowling membuat kontroversi karena cuitannya yang viral. Dalam kicauan tersebut, ia mengatakan perempuan transgender bukanlah perempuan sejati karena tidak mengalami masa menstruasi.

Sontak, pegiat sampai pelaku transgender membantah opini pencipta Harry Potter tersebut. Sampai sekarang pro kontra mengenai hal tersebut masih belum berakhir.

Jack Throne secara sadar memilih untuk tidak membuat pernyataan apa pun di Twitter. Menurutnya, platform tersebut bukan forum yang tepat untuk mengutarakan pendapat.

"Saya berpikir dia telah melakukan banyak hal baik di dunia. Bagi saya, ini tentang siapa pembacanya, tentang fakta bahwa Harry Potter memang menarik pembaca yang rentan. Anda tahu, saya adalah salah satu pembaca itu," tukasnya.

Gara-gara opini tersebut, JK Rowling dilabeli antitansgender dan transfobia. Banyak kritikus berpendapat menggabungkan menstruasi dengan kewanitaan menghapus semua pria transgender dan orang non-biner yang menstruasi, dan perempuan transgender.



Simak Video "Saat Putin Bandingkan Nasib Rusia dengan Penulis Harry Potter"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/wes)