Rekor! Komik Debut Hulk Laku Dilelang Rp 6,4 Miliar

ADVERTISEMENT

Rekor! Komik Debut Hulk Laku Dilelang Rp 6,4 Miliar

Tia Agnes - detikHot
Rabu, 05 Jan 2022 17:30 WIB
Komik The Incredible Hulk #1 dari Tahun 1962
Komik langka The Incridible Hulk #1 dari tahun 1962 laku terjual Rp 6,4 miliar. Foto: Marvel Comics/ Istimewa
Jakarta -

Penampilan perdana superhero DC maupun Marvel kerap diincar para kolektor dunia. Setelah Spider-Man, Superman, hingga Batman yang sukses terjual puluhan miliar di balai lelang internasional, kini giliran Hulk.

Penampilan perdana dari Hulk dalam serial komik The Incredible Hulk #1 yang disebut langka sukses mencapai rekor Rp 6,4 miliar. Seorang kolektor pencinta komik membeli salinan berharga tersebut.

Dilansir dari berbagai sumber, salinan tersebut disebut near mint atau halus dan tanpa cacat. Salinan yang berasal dari tahun 1962 kini tercatat sebagai salinan Marvel yang paling termahal dijual.

Penjualan panel komiknya difasilitasi olrh ComicConnect.com dan diprakarsai oleh seorang kolektor yang tak ingin disebut namanya. Seorang staf dari situs tersebut, Vinvent Zurzulo menuturkan salinan langka penampilan perdana Hulk itu terbilang unik dan jarang dikoleksi.

"Salinan serial komik Hulk #1 bergradasi tinggi dan sangat sulit ditemulan. Karena alasan kertas murah yang digunakan dan ada noda berwarna abu-abu di sampul depannya," katanya dilansir dari CBR, Rabu (5/1/2022).

Salinan khusus Hulk ini dinilai oleh Certified Guaranty Company (CGC), layanan penilaian buku komik terkemuka di industri dan mendapatkan nilai pada 9.0 Very Fine/Near Mint. Beberapa salinan edisi tinggi yang pernah tersedia, karena hanya tujuh salinan yang dinilai lebih tinggi.

"Nilai-nilai buku komik antik terus meningkat secara keseluruhan," kata Zurzulo tentang pasar keseluruhan untuk komik-komik terbitan lama.

"Pemilik baru komik ini sekarang memiliki bagian khusus dari mitologi Amerika yang akan terus bertambah nilainya," tambah Zurzulo.

"Ini akan menjadi landasan portofolio investasi tertagihnya. Hulk hanya akan terus bertambah besar seiring waktu, jika Anda tahu maksud saya," sambungnya.

Sampul tertanggal Mei 1962, The Incredible Hulk #1 dibuat oleh duo termasyhur Marvel Comics Stan Lee dan Jack Kirby. Komik ini menampilkan kisah asal-usul The Incredible Hulk - seorang ilmuwan atom bernama Bruce Banner yang, setelah secara tidak sengaja, terkena radiasi gamma dari ledakan bom.

Dia pun berubah menjadi massa otot dan kemarahan setengah ton. Dalam cerita pertama itu, transformasi Bruce Banner menjadi The Hulk terjadi saat matahari terbenam dan berlangsung hingga fajar; cerita kemudian menetapkan perubahan itu terkait dengan kemarahan Banner dan terjadi ketika dia dipicu.

Khususnya, masalah timbul ketika menunjukkan kulit The Hulk berubah menjadi abu-abu daripada yang dikenal dan dicintai penggemar hijau ikonik. Dalam edisi #2, transformasinya mengubahnya menjadi rona zamrud yang biasa -- perubahan editorial yang dibuat karena printer Marvel Comics tidak dapat secara konsisten mendapatkan warna abu-abu tepat di setiap halaman.

Perjalanan awal Hulk itu berakhir dengan enam edisi, tapi setelah itu, The Hulk menjadi bintang tamu di Fantastic Four dan Amazing Spider-Man dan ditambahkan ke jajaran The Avengers.

Akhirnya, karakter tersebut mendapatkan waktu yang lama di Tales to Astonish dan menjadi judul judulnya sendiri, serta ditampilkan dalam serial TV dan film TV yang dibintangi oleh Bill Bixby sebagai Bruce Banner dan Lou Ferrigno sebagai The Hulk. Beberapa film live-action menyusul, yang pertama menampilkan Eric Bana sebagai raksasa hijau pada tahun 2003. The Incredible Hulk, yang dibintangi Edward Norton pada 2008, adalah salah satu film Marvel Cinematic Universe paling awal.

Mark Ruffalo mengambil peran setelahnya di MCU dan dijadwalkan muncul di serial TV She-Hulk mendatang untuk Disney+, yang akan tayang perdana pada 2022.



Simak Video "Marvel Studios' "She-Hulk: Attorney at Law": Cara Menulis Naskah Film dari Komik"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/aay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT