A Fuadi Tulis Novel Biografi Buya Hamka, Ini Istimewanya

ADVERTISEMENT

A Fuadi Tulis Novel Biografi Buya Hamka, Ini Istimewanya

Tia Agnes - detikHot
Rabu, 08 Des 2021 18:25 WIB
Peluncuran Novel Buya Hamka Karya A Fuadi
Novel Buya Hamka ditulis oleh A Fuadi. Foto: Falcon Publishing/ Istimewa
Jakarta -

Novelis A Fuadi meluncurkan novel kelimanya tentang sosok Buya Hamka yang berasal dari skenario film garapan Falcon Pictures. Buku berjudul Buya Hamka dirilis bersamaan dengan novel terbitan Falcon Publishing lainnya, Komsi Komsa karya ES Ito hari ini.

Novelis Negeri 5 Menara itu menuliskannya ke dalam buku setebal 376 halaman dan menjadi salah satu biografi kisah hidup Hamka yang berbeda ketimbang lainnya.

"Buku ini sebetulnya novel tapi mengacu pada biografi, makanya disebut sebagai novel biografi. Mungkin ini klasifikasi baru tapi novel fiksi ini berbasiskan alur sejarah yang nyata," ungkap A Fuadi saat peluncuran novel Buya Hamka secara virtual, Rabu (8/12/2021).

A Fuadi menuliskan novel Buya Hamka berdasarkan beberapa periode hidupnya. Mulai dari masa kecil, masa pembentukan diri, coming of age atau remaja yang penuh kegalauan, sampai menjadi anak muda yang dipercaya sebaga pemimpin redaksi sebuah media di Sumatera Barat.

Novel Buya Hamka juga menuliskan kisah tentang sosok pahlawan nasional yang dekat dengan Jepang namun juga akrab dengan Bung Karno.

Peluncuran Novel Buya Hamka Karya A FuadiPeluncuran Novel Buya Hamka Karya A Fuadi Foto: Falcon Publishing/ Istimewa

"Saya juga memasukkan periode setelah Indonesia merdeka, gimana dia bisa relevan dengan masa sekarang. Ada sebuah kutipan yang menarik, "Saya akan membuat kursi, tidak memperebutkan kursi yang diperebutkan banyak orang."

Kisah hidup Buya Hamka juga diceritakan pernah menjadi pegawai pemerintah lalu terjun ke dunia politik. Dia pun pernah ditangkap tanpa adanya proses hukum.

"Lucunya atau malahan ironisnya dulu berjuang buat Indonesia tapi ditangkap lalu dibebaskan. Diangkat menjadi pahlawan nasional dan menjadi ketua MUI. Lanskap hidup Hamka cukup lengkap dan panjang, yang pastinya tidak akan muat di dalam novel ini," ungkap penulis yang kampung halamannya sama dengan Buya Hamka.

A Fuadi lahir di Bayur, Maninjau, yang tak jauh dengan kampung Buya Hamka. Kesamaan latar belakang inilah yang memperkaa kultur sosial Maninjau dan ranah Minang sehingga novel bukan sekadar bumbu saja.

Sejak kecil pun, A Fuadi mengaku sudah familiar dengan sosok Buya Hamka. Ibunya gemar menonton ceramah dan lingkungan di sekitarnya kerap membicarakan tentangnya.

"Selama ini Hamka dikenal dari sisi keulamaan dan sastrawan saja, tapi sebenarnya ada banyak sisi lainnya," sambungnya.

(Baca halaman berikutnya soal novel Buya Hamka)



Simak Video "Film 'Buya Hamka' Mundur Tayang di Bioskop Akibat COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT