5 Buku Terbitan GPU Dinominasikan di Penghargaan Sastra 2021

Tia Agnes - detikHot
Minggu, 26 Sep 2021 10:53 WIB
5 Terbitan GPU masuk nominasi penghargaan sastra 2021
5 buku terbitan GPU dinominasikan di penghargaan sastra 2021 Foto: dok. Istimewa
Jakarta -

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengumumkan para nominator dari penghargaan sastra tahun ini. Ada 25 karya yang lolos seleksi yang diumumkan di media sosial Badan Bahasa.

Di antara 25 karya tersebut, lima karya merupakan terbitan penerbit Gramedia Pustaka Utama (GPU). Dalam keterangan pers yang diterima detikcom, ada dua kategori yang berhasil diraih oleh GPU.

[Gambas:Instagram]



Di kategori novel ada karya Kokokan Mencari Arumbawangi ciptaan Cyntha Hariadi dan Lebih Senyap dari Bisikankarya Andina Dwifatma. Sedangkan kategori puisi ada Empedu Tanah karya Inggit Putria Marga, Selama Laut Masih Bergelobang ciptaan Mariati Atkah, dan Mengapa Luka Tidak Memaafkan Pisau ciptaa Aan Mansyur.

Public Relations Gramedia Pustaka Utama, Dionisius Wisnu mengatakan pengumuman nominator Penghargaan Sastra 2021 dari Kemendikbudristek merupakan sebuah kebanggan.

"Tahun ini kami mengirimkan 16 karya untuk bersaing di Penghargaan Sastra," ujar Wisnu.

"Siapa pun yang akan terpilih, kami yakin bahwa karya itu memang unggul dalam setiap kriteria penilaian yang telah ditetapkan dewan juri," sambungnya.

Dalam Penghargaan Sastra 2021 ada lima kategori yang dikompetisikan, yakni novel, puisi, cerpen, naskah drama, serta esai, maupun kritik sastra. Sejak Mei 2021, proses penyeleksian karya sudah dimulai.

Saat itu, seluruh penerbit, komunitas, balai atau kantor bahasa di seluruh wilayah di Indonesia diundang untuk mengirimkan usul calon penerima penghargaan. Nantinya, satu orang penulis dari masing-masing kategori akan menjadi pemenang.

"Penerima penghargaan akan diumumkan pada tanggal 28 Oktober 2021 saat Puncak Bulan Bahasa dan Sastra," tulis @badanbahasakemendikbud, seperti dilihat detikcom.

Selain buku-buku terbitan dari GPU yang lolos seleksi, masih ada 20 karya lainnya yang juga masuk tahap penjurian. Di kategori novel ada Felix K Nesi lewat Orang-Orang Oetimu (Marjin Kiri, 2019), Pratiwi Juliani dalam novel Debu dalam Angin (KPG, 2020), Minanto melalui novel Aib dan Nasib (Marjin Kiri, 2020).

Di kategori puisi ada Herlina Tien Suhesti lewat buku puisi Kereta-kereta di Kepala Zialo (Galeri Buku Jakarta, 2020), Boy Riza Utama di buku puisi Hindia, Sebentang Peta Kumal (Palagan Pustaka, 2020).

Sementara itu masih ada kategori cerpen, naskah drama, dan esai atau kritik sastra yang juga masuk nominasi bisa dilihat di media sosial Badan Bahasa. Pengumuman pemenang Penghargaan Sastra 2021 bakal berlangsung secara virtual pada 28 September.



Simak Video "Reaksi Gubernur Sumbar soal Heboh Surat Minta Sumbangan"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/pus)