Tasaro GK Tulis Novel Terbaru soal Isa Al-Masih

Tia Agnes - detikHot
Rabu, 30 Sep 2020 17:53 WIB
Novel Terbaru Tasaro GK Al-Masih Putra Sang Perawan
Novel terbaru Tasaro GK Foto: Bentang Pustaka/ Istimewa
Jakarta -

Sukses dengan serial terlaris Muhammad, novelis Tasaro GK menerbitkan novel terbaru tentang Isa Al-Masih. Novel Al-Masih: Putra Sang Perawan rencananya bakal rilis awal Oktober 2020.

Sosok Nabi Isa punya banyak sudut pandang. Dalam agama Islam, ia dipanggil dengan Nabi Isa. Umat Kristen menyebutnya Yesus Kristus, dan berbagai hal yang diajarkan sosok ini berbeda dari kisah hidup maupun asal muasal.

"Dalam buku Al-Masih: Putra Sang Perawan, kita dapat melihat sosoknya dari sudut pandang agama Islam, Kristen, dan Yahudi," tulis keterangan penerbit Bentang Pustaka, seperti dilihat detikcom, Rabu (30/9/2020).

Keberagaman sudut pandang dalam novel ini, lanjut Bentang Pustaka, akan melengkapi kisah dari banyak perspektif tersebut.

"Kisah Al-Masih ini akan semakin menarik untuk dibaca," lanjutnya.

Tasaro GK menuturkan menulis cerita Isa Al-Masih ingin pembaca mengerti dari tiga sudut pandang yang dihadirkan.

"Agar kita bisa mengerti perbedaan masing-masing dan cara bertoleransi," tutur Tasaro GK soal buku terbarunya tersebut.

Sebelumnya, Tasaro GK atau pria asal Gunungkidul, Yogyakarta, yang bernama asli Taufik Saptoto, menulis cerita soal seri biografi Muhammad.

Bagi kalangan umat Muslim, Nabi Muhammad adalah sosok besar. Tasaro GK-pun menuliskan empat buku. Di antaranya adalah Lelaki Penggenggam Hujan, Para Pengeja Hujan, Sang Pewaris Hujan, dan Generasi Penggema Hujan.

Serial Muhamad pun dianggap sukses menceritakan sosoknya dengan memukau. Ia menggabungkan antara fiksi dengan biografi serta cerita sejarah. Kota Batavia (Jakarta) juga menjadi latar cerita dalam novel.

Tasaro GK sebelumnya meraih penghargaan ide terbaik di ajang Kuala Lumpur Trade and Copyright Center untuk novel Al-Masih. KLTCC merupakan bagian dari rangkaian Kuala Lumpur International Book Fair 2018, yang merupakan pameran buku bergengsi yang digelar di Malaysia.

Ia mendapatkan peringkat ketiga sebagai ide cerita terbaik. Meski temanya cukup sensitif, Tasaro GK berhasil memukau dewan juri yang terdiri dari beberapa negara ASEAN.



Simak Video "Rizki-Ridho Buka Suara soal Tudingan Rusak Cagar Alam Gunung Guntur"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/doc)