Novel Kuntilanak Merah Lasmi Segera Menyapa Pembaca

Tia Agnes - detikHot
Kamis, 27 Agu 2020 14:06 WIB
Novel Lasmi Kisahkan soal Kuntilanak Merah
Novel Lasmi yang diterbitkan Mediakita segera terbit Foto: @falenzaman/ Istimewa
Jakarta -

Buku yang ditunggu-tunggu akhirnya segera rilis. Novel mengisahkan tentang kuntilanak merah bernama Lasmi dalam waktu dekat akan menyapa pembaca Tanah Air.

Novel Lasmi bermula dari thread horor yang dipublikasikan pada 26 Maret dan viral di Twitter. Thread ditulis oleh Falen Zaman sebagai pengisah kisah Lasmi sekaligus editor dari penerbit Mediakita dan adiknya Ara.

Keduanya meramu cerita si kuntilanak merah dengan ciamik dan lebih detil ketimbang Thread.

"Halo Sadayana.. akhirnya novel Lasmi terbit juga. Lasmi teh lega dan bahagia sekali bisa menceritakan kisah hidup kepada kalian dengan lengkap. Lewat Jang Falen dan Neng Ara, Lasmi membuka PO Khusus yang hanya ada di periode ini aja," tulis @mediakita, seperti dilihat detikcom, Kamis (27/8/2020).

Penerbit Mediakita membuka sistem pre-order mulai 24 sampai 28 Agustus 2020.

"Lasmi akan memilih 10 pemesan untuk mengobrol sama Lasmi lewat aplikasi online. Hihihi...," tulis @mediakita.

Penulis Falen Zaman mengatakan adiknya Ara bertemu dengan Lasmi sejak bertemu di tahun 2013 ketika mengenyam pendidikan di salah satu universitas Bandung. Tak jauh dari kosan tempat Ara, ada sebuah pohon mangga besar yang menjadi tempat bagi Lasmi bersemayam.

Falen menceritakan Lasmi merupakan seorang sinden yang hidup di zaman penjajahan Belanda. Saat berusia 12 tahun, Lasmi yang cantik dan ayu bertemu dengan kekasih hati bernama Asep.

[Gambas:Instagram]



Keduanya pun menikah. Tapi setelah menikah selama 5 tahun, Asep dan Lasmi tidak juga dikaruniai momongan. Masyarakat sekitar meggunjing kalau Lasmi adalah perempuan mandul.

Di usia pernikahan ke-10, Lasmi akhirnya mengandung anak pertamanya. Tapi kisah tragis kembali terjadi di kehidupan Lasmi, ia tiba-tiba saja meninggal.

Kisah tragis Lasmi yang haru itu membuat Falen dan Ara tertarik menceritakannya di media sosial.

"Ketika jadi medium, saya dan Lasmi ngobrol banyak, tapi sepotong-potong terus. Kayak orang mau curhat tapi malu. Senyam-senyum, ada apa sih," kenang Falen.

Falen mengisahkan kisah Lasmi ditulis dari bab ketika ia kecil, menikah dengan Kang Asep pemain seruling sampai kasus menyedihkan ketika peristiwa tragis merenggut nyawanya. Ada juga bab yang menceritakan ketika Lasmi mengalami pelecehan seksual.

(tia/dar)