detikHot

book

Sapardi Djoko Damono Meninggal, Rencana Musikalnya Tertunda

Minggu, 19 Jul 2020 15:47 WIB Tia Agnes - detikHot
Suasana rumah duka Sapardi Djoko Damono Suasana duka di kediaman Sapardi Djoko Damono / Foto: Febri/detikcom
Jakarta -

Kepergian sastrawan Sapardi Djoko Damono di usia 80 tahun membawa duka yang mendalam bagi dunia sastra Tanah Air. Ia menghembuskan napas terakhirnya di RS Eka Hospital, BSD, Tangerang Selatan, hari ini pukul 09.17 WIB.

Agus Noor, penulis yang juga sutradara teater itu menceritakan ada satu proyek musikal yang tertunda. Musikal yang digarapnya mengadaptasi puisi-puisi Sapardi Djoko Damono.

Lewat akun Twitter, Agus menuturkan proyek musikal tersebut.

"Saya menghubungi PaK Sapardi, rencana akan membuat musikal berdasar puisi-puisi beliau. Ia antusias. Mengijinkan mewujudkan musikal itu. Tapi pandemi membuatnya tertunda," tulis Agus Noor, seperti dikutip detikcom, Minggu (19/7/2020).

Meski pandemi melanda Indonesia saat ini, Sapardi Djoko Damono tetap antusias mengerjakan proyek musikal tersebut. Ia merekam suaranya dan membacakan puisi bersama istrinya, Sonya Sondakh, dan mengirimkan via WhatsApp.

Musikal yang tertunda itu, lanjut Agus Noor, tadinya direncanakan pentas pada Juni 2020 tapi diundur menjadi November.

Agus Noor menyebutkan janjinya kepada Sapardi Djoko Damono masih belum terpenuhi. "Semoga saya bisa mewujudkan musikal puisi-puisi beliau. Amin," katanya.


Sebelum rencana proyek musikal tersebut, Titimangsa Foundation bersama sutradara Agus Noor juga pernah mengadaptasi puisi Pada Suatu Hari Nanti ke dalam pertunjukan bertajuk Cinta Tak Pernah Sederhana pada Maret 2019.

Karya-karya puisi Sapardi Djoko Damono tak luput dari adaptasi musikalisasi yang terkenal dibawakan oleh Ari Reda maupun Tatyana Soebiyanto.

Sejumlah penghargaan juga berhasil diraih Sapardi Djoko Damono di antaranya Cultural Award dari Australia pada 1978, SEA Write Award dari Tahiland pada 1986, Anugerah Seni dari pemerintah Indonesia di tahun 1990 hingga lifetime achievement di ajang Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) 2018.

Buku-buku Sapardi Djoko Damono yang diterbitkan oleh GPU di antaranya adalah Hujan Bulan Juni (hardcover), Melipat Jarak (hardcover), Babad Batu, duka-Mu Abadi, Ayat-ayat Api, Ada Berita Apa Hari Ini, Den Sastro?, Kolam, Namaku Sita, Sutradara Itu Menghapus Dialog Kita, dan Perahu Kertas.




Simak Video "Cerita Dewa Budjana yang Gagal Kolaborasi Bareng Sapardi Djoko Damono"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/doc)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com