Novel 'Laut Bercerita' Leila S Chudori Raih S.E.A. Write Award 2020

Tia Agnes - detikHot
Senin, 15 Jun 2020 13:38 WIB
Leila S. Chudori
Foto: Instagram @leilachudori
Jakarta -

Novel Leila S Chudori 'Laut Bercerita' mendapatkan anugerah penghargaan sastra Asia Tenggara atau bernama S.E.A Write Award. Penghargaan yang digelar sejak tahun 1979 ini diberikan oleh Kerajaan Thailand.

S.E.A Write Award merupakan penghargaan bagi penulis dan penyair di Asia Tenggara. Tahun ini, nama Leila S Chudori menjadi pemenangnya.

Seleksi di Indonesia yang diselenggarakan oleh Badan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengumumkan kabar tersebut akhir pekan lalu. Bersamaan dengan dua nama pemenang lainnya.

Koordinator Penghargaan Penghargaan Badan Bahasa Kemendikbud, Ayu Widari, mengatakan ada 5 juri yang memilih para pemenang yang berhasil diseleksi.



"Para penerima penghargaan memiliki kekuataan ceritanya masing-masing. Menurut para juri yang terdiri atas satrawan senior, akademisi, dan perwakilan Badan Bahasa, pada novel 'Laut Bercerita' ini Leila Chudori mampu menyajikan teknik penceritaan yang sangat kuat," tuturnya ketika dihubungi detikcom.

Ayu mengatakan novel 'Laut Bercerita' yang mengangkat kisah tragedi penghilangan aktivis pada masa Orde Baru itu mampu menyajikan kisah pilu para tokohnya. Tapi juga mampu mengeksplorasi hubungan emosional antar karakter.

[Gambas:Instagram]





"Perpindahan sudut pandang pencerita memberikan kekayaan pengalaman emosional tersendiri pada pembaca karya ini," tambah Ayu.

Leila S Chudori turut bahagia karyanya dapat diapresiasi Kerajaan Thailand dan penyelenggara S.E.A Write Award. Ia menghargai apresiasi penyelenggara dan tim juri atas anugerah yang diterimanya tersebut.

"Seperti halnya saya sangat menghargai pembaca (siapa saja) yang membaca novel ini dan memahami isinya," ungkap Leila kepada detik.com.



Leila punya pesan bagi para pembaca yang dikutip dari bagian akhir novel 'Laut Bercerita'.

"Payung Hitam akan terus menerus berdiri di depan istana negara. Jika bukan presiden yang kini menjabat memberi perhatian, mungkin yang berikutnya, atau yang berikutnya. Kami percaya pada kedalaman dan kesunyian laut, dan kami percaya pada terangnya matahari. Kami juga percaya Mas Laut, Mas Gala, Sunu, Kinan dan kawan-kawan yang lain akan lahir berkali-kali," ucap penulis bernama lengkap Leila Salikha Chudori ini.

Selain Leila S Chudori ada dua penulis lainnya yang namanya diumumkan menerima penghargaan. Mereka adalah Nirwan Dewanto lewat kumpulan esai 'Satu Setengah Mata-Mata' (S.E.A Write Award 2018) dan Eka Kurniawan 'O: Tentang Seekor Monyet yang Ingin Menikah dengan Kaisah Dangdut' (S.E.A Write Award 2019).



Simak Video "Rambah Dunia Podcast, Leila Chudori Bahas Dunia Literasi"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/doc)