detikHot

book

Picu Kontroversi, Buku Harian Penulis Asal Wuhan Terbit di AS

Selasa, 19 Mei 2020 14:00 WIB Tia Agnes - detikHot
Buku Fang Fang Wuhan Diary: Dispatches from a Quarantined City Foto: Istimewa/ Amazon
Jakarta -

Penulis asal Wuhan, China, Fang Fang, dicap sebagai pengkhianat karena menuliskan pengalamannya saat lockdown di negaranya. Tulisannya dianggap membuat jelek nama China dan menguntungkan negara Amerika Serikat.

Tulisan-tulisan yang diunggah di akun media sosial Weibo itu kini dibukukan oleh penerbit AS, HarperCollins. Bukunya berjudul Wuhan Diary: Dispatches from a Quarantined City' akan diterjemahkan ke berbagai bahasa.



Pre order buku Fang Fang pun sudah tersedia di situs Amazon. The New York Times memuji kejujuran sang novelis 'Water Under Time' ini karena mengungkap yang terjadi di Wuhan.

"Dia hidup dengan aman saat lockdown tapi dia menulis kalimat yang berani," tulis The New York Times, dilansir dari BBC.

The New York Times juga menuliskan buku harian Fang Fang terasa sepele, tragis, dan absurd selama 76 hari menjalani lockdown di Wuhan.

"Buku ini memberikan gambaran bagaimana rasanya hidup di kota yang ditonton oleh seluruh dunia," tulis seorang pengulas di situs Amazon.




Simak Video "'Jawara' dari Cilandak, Pelindung Warisan Betawi"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dal)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com