Hillary Clinton Bahas Kebebasan Berbicara di Depan 165 Penulis dari 50 Negara

Tia Agnes - detikHot
Rabu, 28 Feb 2018 17:27 WIB
Hillary Clinton Bahas Kebebasan Berbicara di Depan 165 Penulis dari 50 Negara Foto: BBC World
Jakarta - Setelah mengumumkan pemenang dari penghargaan PEN America Literary pekan lalu, Hillary Clinton kabarnya akan memberikan ceramah saat penutupan. Ceramahnya akan didedikasikan untuk tema 'Resist and Reimagine'.

Ceramah yang dibawakan di hadapan 165 penulis dari 50 negara itu akan membicarakan tentang pengalamannya sebagai seorang diplomat tertinggi negara.

"Khususnya karier di bidang politik untuk menggarisbawahi persoalan kebebasan berbicara yang didefinisikan secara luas dan mempertahankan demokrasi sebuah negara," tulis keterangan pers, seperti dilansir dari New York Times.



Setelah ceramah nantinya Clinton akan bergabung di atas panggung bersama novelis kelahiran Nigeria Chimamanda Ngozi Adichie. Tak hanya itu saja, namun di atas panggung akan ada Orhan Pamuk, Salman Rushdie, Wole Soyinka, Justice Sonia Sotomayor, dan Masha Gessen.

Sebelumnya saat pengumuman pemenang penghargaan sastra bergengsi dunia, PEN America juga memberikan kritik terhadap Donald Trump.

"Sejujurnya saat ini sangat aneh berbicara untuk melindungi kebebasan berekspresi," ujar penulis Sally Kohn, penulis 'The Opposite of Hate' yang bertugas sebagai pembawa acara PEN America Literary Awards.

(tia/dal)